Abstract :
Latar Belakang : Hemodialisa adalah terapi yang menggunakan mesin sebagai ginjal diluar tubuh\nyang memfiltrasi darah agar darah terpisah dari sisa metabolisme tubuh dan hemodialisi dapat\nmencegah kematian. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani\nhemodialisa di rumah sakit sentra medika cibinong.\nTujuan penelitian : Mengidentifikasi hubungan analis faktor kepatuhan pasien ckd (chronic kidney\ndisease) dalam menjalani hemodialisa di rumah sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2021\nMetode Penelitian : Desain penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu\njenis penelitian dengan metode kuantitatif yang mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor\nrisiko dengan efek, dengan cara pendekatan, kuesioner berupa cheklis atau pengumpulan data\nsekaligus pada waktu yang sama (point time approanch). Dengan populasi 184 dan 65 sampel,\nmenggunakan tehnik purposive sampel.\nHasil penelitian : usia 40 tahun 38 responden (58,5%), jenis kelamin laki-laki 38 responden\n(58,5%), tinggi SMA 54 responden (83,1%), jarak tempuh dekat < 5km 40 responden (61,5%),\nkepatuhan patuh > 8x 45 responden (69,2%), pengetahuan tinggi 40 responden (61,5%), dukungan\nkeluarga mendukung 47 responden (72,3%).\nKesimpulan dan Saran : Sebagai masukan bagi praktisi keperawatan tentang analisis faktor\nkepatuhan pasien CKD dalam menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong.\ndisimpulkan : Ada hubungan analisis faktor kepatuhan pasien ckd (chronic kidney disease) dalam\nmenjalani hemodialisa di rumah sakit Sentra Medika Cibinong Tahun 2021