DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Jalan Kaki Terhadap Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik Pada Pasien Lansia Penderita Hipertensi di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi Tahun 2025
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN
Author
Muhamad Fadia Romando
Subject
UMS.NS05.031 
Datestamp
2025-10-21 04:46:48 
Abstract :
Hipertensi merupakan kondisi kronis yang umum terjadi pada kelompok lanjut usia dan berpotensi\nmenimbulkan komplikasi serius seperti gangguan jantung, stroke, penyakit pembuluh darah tepi,\nserta kerusakan retina mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan (Kemenkes, 2022).\nAktivitas jalan kaki secara rutin terbukti mampu membantu mencegah, mengontrol, dan\nmenstabilkan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik, pada lansia pengidap hipertensi.\nPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aktivitas jalan kaki terhadap tekanan darah\nlansia penderita hipertensi di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, pada tahun 2025. Pendekatan\npenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi experimental model one\ngroup pre-test and post-test. Sampel terdiri dari 80 orang lansia yang memiliki riwayat hipertensi.\nTeknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi tekanan darah sebelum dan sesudah\nintervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, yang menampilkan adanya perbedaan\nsignifikan antara nilai tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi, dengan hasil p = 0,002 untuk\nsistolik dan p = 0,000 untuk diastolik (p < 0,05), sehingga hipotesis dinyatakan diterima.\nDari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa jalan kaki secara teratur memberikan dampak\npositif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Disarankan agar lansia melakukan jalan kaki\nminimal tiga kali seminggu selama 30 menit untuk membantu menjaga kestabilan tekanan darah\nmereka. 

Institution Info

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN