Abstract :
Kanker payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian wanita. Karena, banyak wanita yang terlambat \nmenyadari bahwa sebenarnya ia sudah terserang kanker. Keadaan tersebut, biasanya baru disadari setelah kanker masuk\npada stadium lanjut. Berdasarkan data yang diperoleh melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor tahun 2019 bahwa\nditemukan tumor / benjolan dipayudara sebanyak 8.190 orang. Tujuan peneliti ini adalah Untuk mengetahui faktor yang\nmempengaruhi perilaku remaja putri kelas XI terhadap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di MAN 3 Bogor Tahun\n2021.\nJenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Lokasi penelitian\ndilakukan di MAN 3 Bogor. Populasi dalam penelitian ini oleh seluruh siswi kelas XI di MAN 3 Bogor tahun 2021\nsebanyak 185 orang dan dengan sampel 127 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan diolah\nkedalam analisis univariat dan bivarit dengan uji chi-square (0.05).\nBerdasarkan hasil penelitian adanya uji statistik chi-square didapatkan pengetahuan dengan p value 0.024, sikap\ndengan p value 0.010, sumber informasi dengan p value 0.000, dukungan keluarga dengan p value 0.000, dukungan\npetugas kesehatan dengan p value 0.006.\nSehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, sikap, sumber informasi, dukungan keluarga,\ndukungan petugas kesehatan terhadap perilaku pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri MAN 3 Bogor.