Abstract :
Bagi PT Pembangkit Listrik ABCD yang memiliki potensi bahaya tinggi,
keberhasilan dalam implementasi SMK3 merupakan hal penting. Adanya temuan
hasil audit SMK3 yang berfluktuasi mengindikasikan bahwa strategi dalam
implementasi program tersebut belum efektif. Tujuan penelitian ini adalah
mendapatkan prioritas strategi untuk diterapkan pada PT Pembangkit Listrik
ABCD agar keberhasilan dalam penerapan SMK3 meningkat. Metode penelitian
yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi
kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, FGD dan
kuesioner terhadap 6 orang ahli di bidang K3 dalam perusahaan. Data-data
dianalisis menggunakan Matriks IFE, EFE, IE, SWOT dan QSPM. Hasil Matriks
IFE sebesar 3,692 dan Matriks EFE 3,378 menunjukan kondisi perusahaan sangat
potensial untuk mendukung strategi peningkatan implementasi SMK3 secara
optimal. Hasil matriks QSPM dan FGD menghasilkan prioritas strategi yang
dipilih, yaitu Peningkatan Sistem Manajemen K3 (6,576), Peningkatan
Konsistensi penerapan SMK3 secara berkelanjutan bagi seluruh karyawan dan
pihak ke-3 (6,437), Penyempurnaan perangkat aturan / prosedur dengan memuat
aspek K3 secara rinci (6,423), Peningkatan program edukasi dan sosialisasi
secara komprehensif terkait implementasi SMK3 (6,421) dan Penegakan sanksi
terhadap pelanggaran aturan K3.
Kata kunci: manajemen strategi, FGD, SWOT, Matriks IE, QSPM, implementasi
SMK3