Abstract :
Dalam rangka pengawasan dan pengendalian terhadap senjata api
khususnya senjata api perorangan, Standar prosedur yang diterapkan di institusi
militer sangat ketat terutama dalam prosedur pengambilan, penggunaan dan
pengembalian oleh personel militer setelah senjata api digunakan. Namun
kenyataannya manajemen inventarisai data senjata masih dilakukan secara
tradisional. Sehingga diperlukan pembaharuan sistem manajemen inventory yang
berbasis Radio Frequency Identification (RFID), jenis tags dalam sistem
manajemen inventory berbasis RFID tidak berupa tags yang dapat ditempelkan di
barang-barang, melainkan berbentuk sebuah smart military dog tags atau kalung
identitas perorangan personel militer, untuk melakukan pencatatan otomatis
materiil senjata yang dibawanya. Penelitian ini dilakukan dengan membuat sebuah
prototype yang diujicoba, pre dan post test. Lokasi penelitian dilakukan di
Batalyon Infanteri Mekanis 201/Jaya Yudha atau Yonmek 201/JY. Berdasarkan
hasil penelitian maka diperoleh persamaan regresi ganda yang menyatakan bahwa
variabel efisiensi waktu mempunyai hubungan linier terhadap variabel manajemen
inventory di gudang senjata militer. Berdasarkan hasil uji hipotesis t diperoleh
bahwa ada hubungan linier positif antara efisiensi waktu terhadap manajemen
inventory, hal ini menunjukkan bahwa efisiensi waktu sesudah menggunakan
RFID lebih cepat dan efisien dalam manajemen inventarisai data senjata.
Kata Kunci : RFID, Smart Military Dog Tags, Manajemen Inventory Gudang
Senjata Militer, Batalyon Infanteri Mekanis 201/Jaya Yudha