Abstract :
This study aims to determine the description of marriage satisfaction in husbands
who do not have children at marriage age above 5 years with the background of
Chinese family culture. The subjects used were husbands who did not have
children at marriage age of at least 5 years, with a total subject of three people.
The type of research used in this study is qualitative research with
phenomenology pendektan. Qualitative is a type of research whose findings are
not obtained through statistical procedures or other forms of calculation. The
method used in this study is non-participatory observation method and open
interview method with interview guidelines. the results of this study indicate that
the absence of children can actually cause dissatisfaction in marriage in some
aspects of marriage satisfaction or a factor of marital satisfaction.
Keywords: Marital Satisfaction, Husband, Childless, Chinese
Culture, Son
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kepuasan Pernikahan Pada
Suami Yang Belum Memiliki Anak di Usia Pernikahan diatas 5 Tahun Dengan
Latar Belakang Budaya Keluarga Tionghoa. Subjek yang digunakan adalah suami
yang belum memiliki anak diusia pernikahan minimal 5 tahun, dengan jumlah
subjek tiga orang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
penelitian kualitatif dengan pendektan fenomenologi. Kualitatif merupakan jenis
penelitian yang temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk
hitungan lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
observasi non partispatif dan metode wawancara terbuka dengan pedoman
wawancara. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakhadiran anak ternyata
dapat menyebabkan ketidakpuasan dalam pernikahan dalam beberapa aspek
kepuasan pernikahan atau faktor kepuasan pernikahan.
Kata kunci: Kepuasan Pernikahan, Suami, Belum Memiliki Anak, Tionghoa,
Anak Laki-laki