Abstract :
The Worthy City Program that has been inflated by the Tangerang City Government over the past
five years has succeeded in making the city of a thousand industries and a million services a tourist
destination. One of the government programs is to turn Green Open Space (RTH) into a Thematic
Park and tourist destination for families. In an effort to optimize the function of the Park, it is
necessary to evaluate the quality of the Park that now has been built in Tangerang City. The
evaluation discussed one of the parks namely Taman Pramuka regarding technical aspects. The
purpose of the study was to determine the extent of the quality of the Scout Park as a child-friendly
public space in terms of aspects of safety, security and accessibility.
The research was conducted with descriptive qualitative methods, namely by observation and data
analysis techniques in various facilities in the Scout Park. Research carried out by means of
observation includes obtaining data on safety, safety and comfort in the Scout Park. Obeservation
will be carried out in each area in the Tangerang City Scout Park. The areas that are the observations
are in the Facilities section of this park. The technical aspects of this study show the actual
conditions of availability of facilities.
For the security variable in Taman Pramuka, the scale of research is not good. For the safety
variable, the scale of the research is not good. Whereas for convenience research variables produce
a scale of research that is not good. Then for accessibility research variables produce a good scale
of research. And for health research variables, the scale of research is not good. From this study it
was concluded that the quality of the Scout Park as a public space was not good / under the standard.
Keyword: public space, security, safety, comfort, accessibility, health
Program Kota Layak Dikunjungi yang digelorakan Pemerintah Kota Tangerang selama lima tahun
terakhir telah berhasil menjadikan kota seribu industri dan sejuta jasa tersebut sebagai kota tujuan
wisatawan. Salah satu program pemerintah adalah merubah Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi
Taman Tematik dan tujuan wisata bagi keluarga. Dalam upaya pengoptimalan dari fungsi Taman
maka perlu dilakukannya evaluasi terhadap kualitas Taman yang saat ini telah terbangun di Kota
Tangerang. Evaluasi tersebut membahas salah satu taman yaitu Taman Pramuka mengenai aspek
teknis. Tujuan penelitian adalah mengetahui sejauh mana kualitas Taman Pramuka sebagai ruang
publik yang layak anak ditinjau dari aspek keselamatan, keamanan, dan aksesbilitas.
Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif yaitu dengan cara observasi dan teknik
analisa data pada berbagai fasilitas yang ada di Taman Pramuka. Penelitian yang dilakukan dengan
cara observasi diantaranya untuk mendapatkan ketersediaan data faktor keamanan, keselamatan dan
kenyamanan di Taman Pramuka. Obeservasi akan dilakukan pada tiap area yang ada pada Taman
Pramuka kota Tangerang. Adapun daerah – daerah yang menjadi pengamatan yaitu pada bagian
Fasilitas yang ada pada taman ini. Aspek teknis pada penelitian ini memperlihatkan kondisi
ketersediaan Fasilitas yang sebenarnya.
Untuk variabel keamanan di Taman Pramuka menghasilkan skala penelitian tidak baik. Untuk
variabel keselamatan menghasilkan skala penelitian kurang baik. Sedangkan untuk variabel
penelitian kenyamanan menghasilkan skala penelitian kurang baik. Kemudian untuk variabel
penelitian aksesibilitas menghasilkan skala penelitian baik. Dan untuk variabel penelitian kesehatan
menghasilkan skala penelitian tidak baik. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa kualitas Taman
Pramuka sebagai ruang publik kurang baik/dibawah standar.
Kata Kunci: ruang publik, keamanan, keselamatan, kenyamanan, aksesibilitas, kesehatan