Abstract :
Film dokumenter “Menghadap ke Depan†adalah kisah kehidupan seorang
perempuan bernama Mutia Sari. Sebagai driver Gojek, seorang guru bagi anak-anak
berkebutuhan khusus dan juga mahasiswi di Universitas Mercu Buana. Diusia yang
baru 23 tahun, Mutia sudah menjadi tulang punggung untuk menghidupi nenek dan
juga membiayai sekolah kedua adiknya. Perpisahan orangtua nya saat Mutia
berumur 3 tahun dan tidak diakuinya Mutia oleh ayah kandung nya tidak membuat
Mutia patah semangat dalam menjalani kehidupan nya. Film dokumenter yang
penulis buat berkonsep potret biografi yang bergaya expository. Berdasarkan hasil
dari pra, proses, hingga pasca produksi berhasil menghadirkan kesan kedekatan
antara subyek dan penonton dari beberapa hasil shooting. Mutia secara spontan
menyampaikan semua persoalan yang di hadapi dan semua terekam dalam kegiatan
sehari-hari Mutia. Mutia menyampaikan melalui tindakan serta percakapan yang
dilakukan dengan subyek lain secara aktual, sehingga penonton merasa
dipertontonkan pada realita yang sesungguhnya. Kamera mampu merekam segala
kegiatan dan percakapan yang spontan dan natural. Dengan dibuatnya film ini
diharapkan dapat menginspirasi dan dapat meningkatkan rasa empati serta
kepekaan yang tinggi terhadap keadaan sekitar.
Kata kunci : Film Dokumenter, Kamera Video, Gojek