Abstract :
One of the main sources of information in assessing company
performance is financial statements. The financial statements are the end result
of the accounting process carried out by management. Financial statements
become a means used by internal parties and external parties for economic
decision making. The amount of profit generated by the company is one of the
measurements used to measure management performance. Earnings
management occurs when managers use their justification in financial
reporting and arrange transactions to change financial statements to mislead
stakeholders about the company's economic performance or to influence the
outcome of contracts that depend on the accounting numbers reported.
This study aims to determine the effect of the disclosure of Other
Comprehensive Income, Bonus Compensation and the Audit Committee on
Earnings Management. The population in this study were manufacturing
companies in various industry sectors which were listed on the Indonesia Stock
Exchange (BEI) in 2014-2017, as many as 18 companies manufacturing the
food and beverage subsector. The sample used in this study was 11 (eleven)
manufacturing companies which were calculated using purposive sampling
technique. The analysis technique of this research uses multiple linear
regression analysis.
The results of this study indicate that simultaneously Other
Comprehensive Income, Bonus Compensation and Audit Committee variables
influence earnings management. The results showed that partially obtained
Other Comprehensive Income had no effect on Earnings Management, while
Bonus Compensation and Audit Committees affected Earnings Management.
Keywords: Other Comprehensive Income, Bonus compensation, Audit
Committee and earnings management
Salah satu sumber utama informasi dalam menilai kinerja
perusahaan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan hasil
akhir dari proses akuntansi yang dilakukan manajemen. Laporan keuangan
menjadi sarana yang digunakan oleh pihak internal dan pihak eksternal guna
pengambilan keputusan ekonomi. Besarnya laba yang dihasilkan perusahaan
merupakan salah satu pengukuran yang digunakan untuk mengukur kinerja
manajemen. Manajemen laba terjadi ketika manajer menggunakan
justifikasinya dalam pelaporan keuangan dan menata transaksi untuk
mengubah laporan keuangan untuk menyesatkan para pemangku
kepentingan mengenai kinerja ekonomik perusahaan atau untuk
memperngaruhi hasil kontrak yang bergantung pada angka akuntansi yang
dilaporkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan
Other Comprehensive Income, Kompensasi Bonus dan Komite Audit
terhadap Manajemen Laba. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan
manufaktur sub makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) tahun 2014-2017 yaitu sebanyak 18 perusahaan manufaktur
subsektor makan dan minuman. Sampel yang digunakan dalam penelitian
ini adalah 11 (sebelas) perusahaan manufaktur yang dihitung dengan
menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis penelitian ini
menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan variabel Other
Comprehensive Income, Kompensasi Bonus dan Komite Audit berpengaruh
terhadap manajemen laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara
parsial didapatkan Other Comprehensive Income tidak berpengaruh
Manajemen Laba, sedangkan Kompensasi Bonus dan Komite Audit
berpengaruh terhadap Manajemen Laba.
Kata kunci: Other Comprehensive Income, Kompensasi bonus, Komite
Audit dan Manajemen laba