Abstract :
The toll road is a freeway as an alternative to public roads to speed up a journey
and help reduce congestion that occurs on public roads. Based on the Government
Regulation of the Republic of Indonesia Number 15 of 2005 concerning Toll Roads, it is
stated that the operation of toll roads is intended to realize equitable development and its
results as well as a balance in regional development with due regard to justice, which
can be achieved by fostering a road network whose funds come from road users. The
shape of the toll road can reduce the existing geographical influence, such as areas that
have different heights, in the form of hills, valleys, or rivers that can be overcome by the
presence of an overpasses. Terbanggi Besar - Pematang Panggang Toll Road
Cisumdawu VGF Zone has two overpasses at STA 53 + 650 and at STA 57 + 100 which
functions to connect between villages. This bridge was built with a foundation of 600
millimeter diameter piles, with 2 pieces of abutments and connected using Precast
Concrete I (PCI) Girder with 40.8 m spans. The work of girder installation using the
erection method and uses 2 units of crawler crane. Girder Erection work consists of
several jobs, such as: girder transportation, girder stressing, girder erection and
finishing.
Keywords : Erection, Girder, Girder Erection Jalan tol merupakan jalan bebas hambatan sebagai jalan alternatif dari jalan umum
untuk mempercepat suatu perjalanan serta membantu mengurangi kemacetan yang terjadi
pada jalan umum. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15
Tahun 2005 tentang Jalan Tol disebutkan bahwa penyelenggaraan jalan tol dimaksudkan
untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya serta keseimbangan
dalam pengembangan wilayah dengan memperhatikan keadilan, yang dapat dicapai
dengan membina jaringan jalan yang dananya berasal dari pengguna jalan. Bentuk jalan
tol dapat memperkecil pengaruh geografis yang ada, seperti halnya daerah yang memiliki
ketinggian yang berbeda, berupa bukit, lembah, ataupun sungai yang dapat diatasi dengan
adanya jembatan layang. Proyek Jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang Zona
VGF Cisumdawu memiliki dua jembatan layang yaitu Jembatan Layang di STA 53+650
dan di STA 57+100 yang berfungsi untuk menghubungkan antar desa. Jembatan ini
dibangun dengan pondasi tiang pancang berdiameter 600 mm, dengan 2 buah abutment
dan dihubungkan dengan menggunakan Precast Prestressed Concrete I (PCI) Girder
bentang 40,8 m. Pekerjaan pemasangan girder menggunakan metode erection dan
menggunakan 2 unit crawler crane. Pekerjaan erection girder terdiri dari beberapa
pekerjaan yaitu : tranportasi girder, stressing girder, erection girder dan finishing.
Kata Kunci : Erection, Girder, Erection Girder