Abstract :
Pada saat ini pemakaian beton menjadi salah satu komponen yang digunakan
dalam berbagai jenis konstruksi, salah satunya untuk konstruksi pelat lantai. Tujuan
dari penulisan ini adalah untuk mengetahui metode konstruksi pelat lantai yang benar
dan membandingkan konstruksi yang sedang dilaksanakan dilapangan dengan ilmu
yang telah di dapat di bangku perkuliahan.
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kerja prakek ini adalah dengan
mengambil sample salah satu pelat lantai dua arah yang nantinya akan sebagai acuan
perhitungan, lalu akan mendapatkan dimensi tulangan dan jarak antar tulangan.
Kemudian hasil perhitungan tersebut dibandingkan dengan kenyataan yang terpasang
di lapangan.
Hasil yang didapatkan dari perbandingan tersebut adalah tulangan pelat lantai
yang terpasang di lapangan lebih boros, karena tidak memperhitungkan tulangan
pokok ataupun tulangan bagi. Jarak antar tulangan yang ada di lapangan adalah D13
150 mm tetapi penulangannya tersebut bolak-balik (dua rangkap) tanpa memperhatikan
tulangan pokok maupun tulangan pembagi, sedangkan yang didapat dari perhitungan
adalah jarak antar tulangan arah lx D13-200 dan arah Ly D13-100.
Kata Kunci : Konstruksi Pelat Lantai, Jarak antar tulangan, Dimensi tulangan