Abstract :
Intellectual Capital merupakan hal penting untuk mencapai keunggulan kompetitif, namun banyak perusahaan belum memahami konsep dan nilai tersebut. Terutama bagaimana mengelola Intellectual Capital agar dapat meningkatkan keungulan kompetitif sehingga bisa meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis pengaruh Intellectual Capital terhadap pengungkapan ASDM yang berdampak pada nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdatar di BEI selama tahun 2020-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini, variabel independen adalah Intellectual Capital (X), variabel dependen adalah nilai perusahaan (Y) dan Variabel intervening adalah pengungkapan ASDM (Z). Analisis data melalui perhitungan statistik menggunakan Eviews versi 12. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang negatif dan signifikan antara Intellectual Capital terhadap Pengungkapan ASDM. Intellectual Capital yang semakin besar akan menurunkan nilai Pengungkapan ASDM dan sebaliknya; 2) Tidak terdapat pengaruh antara Intellectual Capital terhadap Nilai Perusahaan. Manajemen perusahaan menilai bahwa tidak terlalu menganggap penting Intellectual Capital dalam meningkatkan nilai perusahaan. Intellectual Capital tidak dianggap sebagai hal yang mendukung dalam pengembangan berkelanjutan (sustainability development) terhadap perusahaan; 3) Tidak terdapat pengaruh antara Pengungkapan ASDM terhadap Nilai Perusahaan. Nilai sumber daya manusia dalam laporan keuangan jarang terlihat atau ditemukan baik di neraca ataupun di laporan laba rugi. Semua biaya yang dikeluarkan untuk sumber daya manusia itu dianggap sebagai biaya operasional bukan sebagai pengeluaran modal; 4) Tidak terdapat pengaruh antara Intellectual Capital terhadap Nilai Perusahaan melalui Pengungkapan ASDM. Data sampel-sampel penelitian menjelaskan bahwa Intellectual Capital perusahaan memiliki nilai yang bervariasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsep Intellectual Capital masih belum diterapkan luas di Indonesia, di mana banyak perusahaan Indonesia yang masih cenderung conventional based dalam membangun bisnisnya. Di samping itu banyak perusahaan yang belum memperhatikan human capital, structure capital dan relational capital, padahal ketiga hal tersebut merupakan hal terpenting dalam pembangunan Intellectual Capital. Disarankan bagi perusahaan yang sudah go public dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai informasi dalam mengevaluasi kinerja manajemen dalam meningkatkan Nilai Perusahaan, dan investor diharapkan untuk membaca secara keseluruhan data keuangan perusahaan untuk membantu para investor dalam pengambilan keputusan dalam investasi.