Abstract :
ABSTRAKSI
Muhamad Firdaus, NIT 52155572 N, 2019, ?Strategi Optimasi Standar Latihan
Keadaan Darurat Dengan Metode FISHBONE and SWOT?, Skripsi
Program Studi Nautika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing I: Capt. Arika Palapa, M.Si,,M.Mar. dan
Pembimbing II: Sri Purwantini, S.E, S.Pd, M.M.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pentingnya
kedisiplinan, ketertiban, dan ketrampilan dalam melaksanakan pelatihan keadaan
darurat diatas kapal. Untuk menguji seberapa besar kesadaran crew terhadap
standar latihan keadaan darurat di kapal. Sehingga apabila terjadi situasi
berbahaya dapat ditanggulangi atau diminimalisir.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan kualitatif, sedangkan analisisnya
menggunakan metode Fishbone Analysis dan SWOT Analysis. Metode Fishbone
Analysis digunakan untuk menemukan dan mengetahui faktor-faktor yang
menyebabkan kurang optimalnya latihan keadaan darurat dan metode SWOT
Analysis digunakan untuk menyelesaikan permasalahan kurang optimalnya latihan
keadaan darurat dari faktor ? faktor yang telah ditemukan sebelumnya melalui
Fishbone Analysis.
Hasil penelitian menunjukan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan
optimalnya latihan keadaan darurat di MV. Bara Anugerah adalah pelatihan awak
kapal sebelum on board yang lebih kompeten sesuai dengan standar perusahaan,
keahlian awak kapal yang lebih merupakan suatu hal yang sangat diutamakan
untuk dapat meningkatkan kepedulian dan kesadaran awak kapal tentang
pentingnya latihan keadaan darurat lifeboat drill. Pengecekan dan perawatan
peralatan Emergency Drill yang rutin secara berkala sangat diperlukan untuk
mengetahui kondisi peralatan Emergency Drill yang masih layak ataupun sudah
tidak layak. Tersedianya peralatan keadaan darurat yang baru serta memadai dari
perusahaan merupakan suatu peluang yang sangat besar agar pelaksanaan latihan
keadaan darurat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan peralatan yang rusak.
Prosedur latihan keadaan darurat yang sesuai dan terarah, sehingga pada saat
kejadian yang sesungguhnya awak kapal sudah siap dan sigap dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
ABSTRACT
Muhamad Firdaus, NIT 52155572 N, 2019, ?Standard Optimization Strategy for
Emergency Drill with the SWOT and FISHBONE Method?, Nautical
Department, Diploma IV Program, Merchant Marine Polytechnic of
Semarang , Advisor I: Capt. Arika Palapa, M.Si,,M.Mar. and Advisor II:
Sri Purwantini, S.E, S.Pd, M.M.
The purpose of this study was to find out how important discipline, order,
and skills in carrying out emergency training on board. To test the crew's
awareness of the standard emergency training on board. So that if a dangerous
situation occurs, it can be overcome or minimized.
This type of research was descriptive qualitative, while the analysis used the
Fishbone Analysis and SWOT Analysis methods. The Fishbone Analysis method
is used to find and find out the factors that caused less optimal emergency training
and the SWOT Analysis method was used to solve the less optimal problems of
emergency training from the factors that had been found previously through
Fishbone Analysis.
The results of the study showed the factors that influenced the optimal
implementation of emergency training in the MV. Bara Anugerah was training the
crew before on board which was more competent in accordance with company
standards, the expertise of the crew was more of a priority to be able to increase
the awareness. The awareness of the crew about the importance of Emergency
Lifeboat Drill. Regular checking and maintenance of Emergency Drill of
equipments were needed to determine the condition of Emergency Drill
equipments that were still proper and not proper. The availability of adequate
emergency equipments from the company was a big opportunities so that the
implementation of emergency training will run smoothly without any damaged
equipment. Emergency Drill procedure, to carry out the procedure of Emergency
Drill that was appropriate so that when the incident happenes, the crew will be
ready and having readiness to carry out their duties and responsibilities.