DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PATAHNYA WING PONTON TERHADAP DAYA MUAT KAPAL KONTAINER DI MV. PULAU HOKI
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
YULI, DWI HARYANTO
Subject
Nautika 
Datestamp
2020-11-16 02:34:25 
Abstract :
ABSTRAKSI Haryanto, Yuli Dwi, 531611106045 N, 2020, ?Pengaruh Patahnya Wing Ponton Terhadap Daya Muat Kapal Kontainer di MV. Oulau Hoki?, Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Capt. Mashudi Rofik, M.Sc. Pembimbing II: Sri Purwantini, SE, S.Pd, MM. Dewasa ini pengangkutan muatan menggunakan peti kemas (kontainer) lebih sering dilakukan. Penggunaan kontainer dianggap lebih cepat dan aman dibandingkan dengan jenis pemuatan lainnya. Dalam penyusunan pemuatan kontainer, sebagian muatan dimuat di dalam palka dan di atas tutup palka. Penempatan muatan harus memperhatikan bay, row, dan tier yang telah disusun dalam container bay plan. Ini bertujuan agar tidak ada ruang muatan yang tidak bisa dipakai. Ini tidak lepas dari prinsip penanganan muatan yaitu memenuhi ruang muat sepenuh mungkin sesuai dengan daya muatnya. Wing ponton di kapal MV. Pulau Hoki menjadi bagian ruang muat kapal di atas tutup palka. Bila terjadi kerusakan akan berpengaruh pada daya muat kapal. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian yang diambil adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan diperkuat dengan adanya dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah dengan adanya kerusakan pada wing ponton yang patah, maka akan berpengaruh pada daya muat kapal. Faktor penyebab patahnya wing ponton adalah korosi, umur kapal, perawatan kapal, dan operator crane. Pengaruh yang terjadi jika terjadi patahnya wing ponton adalah pengurangan daya muat kapal. Pengurangan daya muat kapal akan mempengaruhi jadwal pemuatan kontainer ke atas kapal. Ini akan beresiko pada keterlambatan kedatangan kontainer di pelabuhan tujuan. Kontainer yang seharusnya akan dimuat pada saat itu harus ditunda hingga kapal kembali lagi ke pelabuhan muat. Upaya yang dilakukan untuk mencegah patahnya wing ponton adalah dengan perawatan yang baik pada bagian wing ponton yang mengalami korosi, menambahkan pelat baja ke bagian wing ponton yang sudah mulai bengkok, melakukan Docking kapal untuk penggantian wing ponton yang baru pada wing ponton yang sudah tidak layak kondisinya. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang