DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PELAKSANAAN DINAS JAGA DI MT. PANDERMAN YANG MENGAKIBATKAN HILANGNYA FIRE FIGHTING EQUIPMENT DAN MOORING EQUIPMENT
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
MIRFAQ, MUHAMMAD HANIF CHANDRA
Subject
Nautika 
Datestamp
2022-09-19 09:05:09 
Abstract :
Abstraksi - Dalam era pembangunan nasional sekarang ini peranan transportasi laut sangat besar, baik di wilayah nasional Indonesia, maupun transportasi antar negara di seluruh dunia. Dengan jasa transportasi maka perpindahan barang maupun penumpang baik dari satu daerah ke daerah lain maupun antar negara ke negara lain dapat berjalan dengan baik. Dalam hal ini jasa angkutan laut yang sangat berperan dalam proses perpindahan barang-barang, keamanan dan keselamatan Crew/anak buah kapal juga perlu di perhatikan, maka dari itu alat alat keselamatan dan penunjang kinerja kapal perlu di perhatikan, penulis menemukan masalah mengenai hilangnya fire fighting equipment dan mooring equipment di kapal penulis saat melaksanakan praktek laut. Metode analisis data yang digunakan penulis untuk mempresentasikan masalah adalah metode deskriptif kualitatif, yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana pelaksanaan dinas jaga yang menyebabkan hilangnya Fire fighting equipment dan mooring equipment faktor-faktor yang menyebabkan hilangnya fire fighting equipment dan mooring equipment juga menjadi permasalahan yang penulis peroleh. Berdasarkan hasil penelitian penulis, hilangnya peraltan tersebut terjadi karena lalainya petugas jaga karena terlalu fokus dalam mengatasi masalah di manifold, dan beberapa faktor seperti CCTV di kapal mati sehingga tidak ada jejak kemana hilangnya peralatan tersebut. Berdasarkan hasil analisis di atas kapal dapat disimpulkan bahwa hilangnya peralatan tersebut terjadi karena lalainya dinas jaga dikapal yang sedang sibuk mengatasi permasalahan bongkar muat dikapal dan tidak ada tindaklanjut dari pihak perusahaan menganai rusaknya alat dikapal seperti CCTV dan kurang adanya koordinasi dari pihak Pelabuhan saat kejadian tersebut terjadi. Adapun saran penulis sebaiknya untuk menanggulangi masalah-masalah diatas yaitu perusahaan pelayaran seharusnya melakukan melaksanakan pembinaan untuk Crew yang akan melaksanakan onboard dengan menerapkan dinas jaga yang sesuai dengan SCTW, dari pihak perusahaan sendiri harus cepat dalam menindaklanjuti kendala dan masalah di kapal agar kinerja kapal dapat terlaksana dengan baik. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang