DETAIL DOCUMENT
Analisis Penyebab Working Air Compressor Tidak Dapat Bekerja Secara Optimal MT.Bull Sulawesi
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
PUTRA, TIO ILHAMI
Subject
Teknika 
Datestamp
2022-09-27 02:18:27 
Abstract :
Abstraksi - Permesinan bantu di atas kapal merupakan salah satu peranan penting terhadap kelancaran pengoperasian di kapal .oleh karena itu, pentingnya melakukan perhatian terhadap perawatan dan perbaikan pada tiap permesinan bantu salah satunya ialah permesinan bantu working air compressor. Working air compressor merupakan kompresor udara berbasis screw compressor yang mana menggunakan ulir untuk mengkompresi dan menghasilkan udara bertekanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor, dampak, maupun upaya yang harus dilakukan pada pesawat bantu working air compressor yang tidak dapat bekerja secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan secara terperinci tentang penyebab working air compressor tidak dapat bekerja secara optimal di kapal MT.Bull Sulawesi. Faktor penyebab working air compressor tidak dapat bekerja secara optimal ialah dikarenakan adanya kerusakan atau aus yang telah termakan usia dikala pengoperasian permesinan bantu working air compressor. Dampak yang ditimbulkan dari adanya kerusakan pada komponen v-belt mengakibatkan komponen electromotor sebagai motor penggerak tidak dapat berhubung gerakan dengan screw compressor. yang membuat tidak optimalnya pengoperasian pada working air compressor. Serta, menghambat aktivitas pengoperasian pesawat bantu lain seperti boiler yang membutuhkan sistem atomizing dikala beroperasi otomatis maupun manual dan menghambat aktivitas pekerjaan di deck seperti penggunaan angin deck, yang berfungsi menurunkan atau menaikkan pilot ladder kapal. Upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah kejadian tersebut di kemudian hari ialah melakukan pengecekan rutin dan perbaikan penggantian suku cadang bila memang diperlukan 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang