DETAIL DOCUMENT
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI DAN KOORDINASI ANTARA NAHKODA KAPAL MV. MUTIA LADJONI 9 DENGAN PIHAK AGEN PT SAMUDERA PERDANA SELARAS DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
ARDANI, DITA
Subject
KALK 
Datestamp
2022-09-27 06:18:06 
Abstract :
ABSTRAKSI Ardani, Dita, 2022, , ?Efektivitas Komunikasi Dan Koordinasi Antara Nahkoda Kapal MV. MUTIA LADJONI 9 Dengan Pihak Agen PT SAMUDERA PERDANA SELARAS DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG?, Skripsi Program Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Sri Purwantini, S.E S.Pd, M.M., Pembimbing II: Purwantono S.Psi, M.Pd. Dalam proses pelayanan kegiatan kapal di pelabuhan banyak melibatkan nahkoda, agen dan instansi terkait yang saling berkoordinasi serta berkomunikasi dalam menjalankan tugasnya.kurangnya komunikasi dan koordinasi yang baik dapat menyebabkan permasalahan yang menghambat pekerjaan sehingga tidak akan efektif dalam pelaksanaanya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kendala apa yang timbul tentang pentingnya menjaga komunikasi serta koordinasi antara Nahkoda kapal dengan Agen dalam proses pelayanan kapal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data didapat dari observasi dan dokumentasi di lapangan, proses wawancara dengan nahkoda kapal, agen operasional kapal, pihak pandu. Pembahasan mengenai efektivitas komunikasi dan koordinasi antara Nahkoda kapal MV. Mutia Ladjoni 9 dengan pihak Agen PT Samudera Perdana Selaras dapat diselesaikan dengan lebih menjaga komunikasi serta koordinasi antara Nahkoda kapal dengan Agen dalam proses pelayanan kegiatan kapal dapat berjalan dengan efektif dan lancar. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi dan koordinasi antara Nahkoda kapal dengan Agen dalam proses pelayanan kegiatan penyandaran kapal MV. Mutia Ladjoni 9 belum berjalan dengan lancer dan efektif, karena kurangnya komunikasi serta koordinasi antara Nahkoda kapal dengan pihak Agen menyebabkan kegiatan tersebut tidak berjalan dengan efektif. Ditemukan beberapa kendala dan permasalahan didalamnya yaitu kurangnya pemberian informasi yang terjadi di lapangan, perihal mesin kapal yang mati dan dibawa ke kantor di Surabaya, sehingga kapal kapal harus melakukan shifting dermaga dengan pergerakan pandu gendong. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang