DETAIL DOCUMENT
IDENTIFIKASI PENYEBAB TERJADINYA DEADFREIGHT MUATAN PADA PROSES PEMUATAN BATUBARA DI MV. RB MYA
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
SUHARYONO, LIBEL SEPTIAN
Subject
KALK 
Datestamp
2022-09-28 03:59:58 
Abstract :
ABSTRAKSI Suharyono, Libel Septian. 2022, NIT: 551811326744 K, ?Identifikasi Penyebab Terjadinya Deadftreight Muatan Pada Proses Pemuatan Batubara di MV. RB MYA)?, Skripsi, Program Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhanan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Sri Purwantini, SE, S.Pd, MM, Pembimbing II: Ria Hermina Sari, SS., M.Sc. Muara Berau Anchorage merupakan salah satu perairan di Kalimantan Timur yang banyak di singgahi kapal untuk kegiatan bongkar muat batubara. Transhipment ekspor batubara dilaksanakan di Muara Berau, Samarinda hal ini dilakukan karena draft kapal besar tidak memungkinkan untuk masuk ke alur sungai yang jauh dan dangkal. Dalam pelaksanaan pemuatan sering terjadi kekurangan muatan yang disebabkan oleh beberapa faktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab dan dampak terjadinya deadfreight muatan serta upaya mengurangi terjadinya deadfreight muatan pada proses [emuatan batubara. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka, yang diuji keabsahannya melalui uji validitas dan reliabilitas. Data kemudian dianalisis dengan teori dan prinsip pemuatan yang ada untuk mengetahui penyebab terjadinya deadfreight muatan pada pemuatan batubara di MV RB MYA dan dampak yang diakibatkan serta upaya untuk mengurangi terjadinya deadfreight muatan pada pemuatan batubara. Hasil penelitian mengenai faktor penyebab terjadinya deadreight muatan pada proses pemuatan di MV. RB MYA yaitu terjadinya pencurian muatan di sepanjang sunagi Mahakam, tumpahnya muatan barubara saat proses pemuatan, dan kurangnya pengawasan dalam proses pemuataan di Jetty. Dampak yang ditimbulkan yaitu terjadinya kekurangan muatan kapal dan terjadinya kerugian bagi Shipper. Dalam hal ini disimpulkan bahwa upaya yang dilakukan untuk mengurangi terjadinya deadfreight muatan dalam proses pemuatan batubara di MV. RB MYA yaitu mengadakan pengawalan tongkang, meningkatkan efektivitas komunikasi antara pihak kapal dengan floating crane, dan menambah jumlah Foreman Jetty. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang