Abstract :
ABSTRAKSI
Setyawan, Bayu Dwi, 551811337008 K, 2022, ?Kerusakan Conveyor Pada
Kegiatan Transhipment Batubara di PT. Indo Tambangraya Megah?. Skripsi.
Program Diploma IV, Program Studi Tata Laksana Angkutan Laut dan
Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Awel
Suryadi, S.ST., M.Si., Pembimbing II: Fatimah, S.Pd, M.Pd.
Belt conveyor adalah salah satu sistem conveyor yang paling sering digunakan
dalam pengangkutan batubara pada perusahaan. Belt conveyor ini terutama
digunakan untuk membawa batubara dari lokasi ekstraksi ke lokasi konsumsinya
serta pemrosesan atau penyimpanan lebih lanjut. Umur belt conveyor tergantung
pada jenis material yang diangkut, kekhususan titik pengangkutan serta panjang dan
usia conveyor. Oleh karena itu, belt conveyor harus dipilih dengan sangat hati-hati.
Permukaan katrol atau sisi berjalan juga harus mampu memenuhi tugas-tugas
misalnya mengangkut beban, menyerap energi benturan di titik pemuatan, tahan
suhu dan efek kimia (panas, minyak, keasaman, dan yang lainnya) dan memenuhi
persyaratan keselamatan (tahan api, antistatik, dan yang lainnya). Karena belt
conveyor berada dalam kontak yang luas dengan material yang diangkut. Hal
tersebut merupakan faktor yang mengharuskan belt conveyor berkualitas tinggi.
Sehingga, diagnosis dampak kerusakan belt conveyor merupakan hal yang paling
penting karena kerusakan belt conveyor menghasilkan biaya yang tidak hanya
terkait dengan perbaikannya, tetapi juga terkait dengan waktu henti paksa dalam
kegiatan transhipment batubara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak
kerusakan conveyor pada kegiatan transhipment batubara di PT. Indo Tambangraya
Megah dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan PT. Indo Tambangraya Megah
untuk mengatasi dampak kerusakan conveyor pada kegiatan transhipment batubara.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang merupakan
metode penelitian dengan cara memaparkan hasil dari semua studi dan penelitian.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi.
Dampak yang terjadi pada kerusakan conveyor pada kegiatan transhipment
batubara di PT. Indo Tambangraya Megah yaitu kegiatan loading di jetty semua
berhenti, kemudian terhambatnya pada proses kegiatan transhipment di Muara
Berau anchorage, dan demurrage yang di berikan pihak buyer ke pada PT. Indo
Tambangraya Megah. Upaya agar dampak kerusakan conveyor di jetty TCM
terhadap kegiatan transhipment batubara di Muara Berau anchorage pada PT. Indo
Tambangraya Megah yaitu dengan mempercepat perbaikan conveyor di jetty TCM,
mengalihkan beberapa tongkang yang sudah tiba di area jetty TCM ke area jetty
yang lain, merubah jadwal vessel agar tidak terjadi penumpukan vessel di Muara
Berau anchorage serta mempercepat pemuatan batubara ke vessel dengan tujuan
untuk tidak memperpanjang demurrage yang diberikan.