Abstract :
Abstraksi- Belt conveyor adalah salah satu sistem conveyor
yang paling sering digunakan dalam pengangkutan batubara
pada perusahaan. Belt conveyor ini terutama digunakan
untuk membawa batubara dari lokasi ekstraksi ke lokasi
konsumsinya serta pemrosesan atau penyimpanan lebih
lanjut. Umur belt conveyor tergantung pada jenis material
yang diangkut, kekhususan titik pengangkutan serta
panjang dan usia conveyor. Oleh karena itu, belt conveyor
harus dipilih dengan sangat hati-hati. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui dampak kerusakan conveyor pada
kegiatan transhipment batubara di PT. Indo Tambangraya
Megah, dan upaya yang dilakukan PT. Indo Tambangraya
Megah untuk mengatasi dampak kerusakan conveyor pada
kegiatan transhipment batubara.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif
kualitatif dengan cara memaparkan hasil dari semua studi
dan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan
observasi, wawancara, dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian dapat diketahui bahwa dampak yang terjadi
pada kerusakan conveyor pada kegiatan transhipment
batubara di PT. Indo Tambangraya Megah yaitu kegiatan
loading di jetty semua berhenti, kemudian terhambatnya
pada proses kegiatan transhipment di Muara Berau
anchorage, dan demurrage yang di berikan pihak buyer ke
pada PT. Indo Tambangraya Megah. Upaya agar dampak
kerusakan conveyor pada kegiatan transhipment batubara di
PT. Indo Tambangraya Megah yaitu dengan mempercepat
perbaikan conveyor di jetty TCM, mengalihkan beberapa
tongkang yang sudah tiba di area jetty TCM ke area jetty yang
lain, merubah jadwal vessel agar tidak terjadi penumpukan
vessel di Muara Berau anchorage serta mempercepat
pemuatan batubara ke vessel dengan tujuan untuk tidak
memperpanjang demurrage yang diberikan.