DETAIL DOCUMENT
ADANYA RETAKAN PADA SPINDLE EXHAUST VALVE YANG MENYEBABKAN TERGANGGUNYA KERJA DARI MAIN ENGINE DI KAPAL MT. PETROSAMUDRA
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
PUTU, THOMAS
Subject
Teknika 
Datestamp
2022-10-06 03:12:21 
Abstract :
ABSTRAKSI Putu Thomas. 2022. NIT: 551811216654 T, ?Adanya retakan pada spindle exhaust valve yang menyebabkan teganggunya kerja dari main engine di kapal MT. PETROSAMUDRA ?. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: H. Rahyono,SP.1, MM, M.Mar.E, Pembimbing II: Mohammad Sapta Heriyawan, S.Kom, M.Si. Dalam dunia pelayaran, kapal memegang peranan penting dalam kelancaran pengiriman barang dan jasa. Kapal juga dapat mengarungi lautan dengan biaya operasional yang relatif rendah, sehingga kapal dituntut dalam kondisi terbaik, laik laut dan aman. Salah satu faktor utama yang mendukung kelancaran operasional kapal adalah sistem permesinan. Jika mesin kapal mengalami kerusakaan seperti retaknya spindle exhaust valve maka kapal tidak bisa memainkan perannya sebagai alat transportasi laut. Permasalahan tersebut membuat penulis tertarik untuk menyusun penelitian mengenai kerusakan pada exhaust valve yang menyebabkan terganggunya pengoperasian pada kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami hal-hal yang menyebabkan retaknya spindle pada exhaust valve, sehingga dapat ditemukan upaya untuk menghindari hal-hal yang menyebabkan retaknya spindle tersebut. Dalam penelitian ini penulis meggunakan metode SHEL. Metode SHEL, yaitu singkatan dari Software yang berarti aturan atau prosedur, Hardware yang berarti komponen fisik atau non-manusia, Environment berarti lingkungan yang disekitar dalam berinteraksi, Liveware yang berarti dalam aspek relasional dan komunikasi. Digunakan untuk menjabarkan kendala-kendala yang terjadi. Sesuai dengan judul skripsi ?Adanya retakan pada spindle exhaust valve yang menyebabkan terganggunya kerja dari main engine di kapal MT. Petrosamudra? serta sesuai datadata di atas temuan masalah dan pembahasan masalah diselesaikan menggunakan metode SHEL. Penulis dapat memberi kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pertama keausan pada sealing ring dan guide ring pada exhaust valve dan upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pergantian spare part yang asli. Kedua pemasangan seating valve yang tidak tepat dan upaya yang dilakukan adalah membaca manual book dan melakukan diskusi antar masinis. Ketiga perawatan yang tidak sesuai dengan manual book dan Upaya yang dilakukan adalah melaksanakan perawatan secara berkala sesuai dengan running hour yang tertera pada manual book. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang