DETAIL DOCUMENT
PENCEGAHAN TERJADINYA TUBRUKAN DI MV. TANTO SUBUR 2 KETIKA MASUK ALUR PELAYARAN RAMAI DENGAN PELAKSANAAN DINAS JAGA
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
RAYHANANDA, HINTAMA
Subject
Nautika 
Datestamp
2022-10-12 02:39:08 
Abstract :
Abstraksi - Pelaksanaan dinas jaga laut pada saat kapal sedang berlayar diperlukan konsentrasi, ketelitian, tanggung jawab yang tinggi dalam membawa kapal serta kecakapan sebagai pelaut yang baik dalam pengambilan keputusan. Maka mualim jaga sebagai pengganti Nahkoda, dia bertanggung jawab penuh setiap saat selama jam tugasnya terhadap keselamatan kapal dan patuh terhadap Collision Regulation 1972 dan Regulation II/1 dari STCW 1978 as amended in 2010. Dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan penelitian melalui pendekatan deskriptif kualitatif karena data yang akan disajikan adalah data-data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi (triangulasi) secara langsung terhadap objek penelitian. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Perwira jaga mengetahui situasi dan kondisi sekeliling kapal, keamanan navigasi, dan keadaan peralatan navigasi pada saat melalui alur pelayaran ramai. Mualim dalam mengoperasikan alatalat navigasi harus memahami dan mematuhi peraturanperaturan baik secara nasional (Undang-Undang) maupun internasional (Collision Regulation 1972 & STCW 1978 as amended 2010) yang berlaku agar terhindar dari kemungkinan bahaya tubrukan bagaimana mengoptimalkan pengunaan alat-alat navigasi untuk mendeteksi adanya kemungkinan bahaya tubrukan termasuk di alur TSS (Traffic Separation Scheme) sedini mungkin serta bisa mengambil keputusan yang tepat dan aman. Kecakapan dalam mengoperasikan peralatan navigasi sangat dibutuhkan agar tercipta keselamatan dalam pelayaran. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang