DETAIL DOCUMENT
“PENANGANAN PENURUNAN PENDAPATAN BADAN USAHA PELABUHAN BATAM SELAMA PANDEMI COVID-19”
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
NADIA, FEBRI PANGESTI
Subject
KALK 
Datestamp
2022-10-17 06:26:47 
Abstract :
Abstraksi- Sejak adanya pandemi Covid-19 alur pelayaran yang ada di Indonesia terlebih diwilayah laut batam saat ini mengalami penurunan dalam pendapatan, agar pendapatan kembali miningkat maka kepala kantor badan usaha pelabuhan pun mengajukan aturan terbaru adapun aturan saat ini yang belaku di Badan Usaha Pelabuhan Batam saat ini terdapat dalam isi Peraturan Kepala ( PERKA ) Nomor 20 tahun 2021 Tentang Pengelolaan Tarif Layanan dan Tata Cara Pengadministrasian Keuangan pada Badan Usaha Pelabuhan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam, menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Wawancara ini menggunakan metode semi terstruktur dan teknik analisa data yang digunakan adalah tringulasi metode dan triangulasi sumber untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. dalam masa pandemi Covid-19, Badan Usaha Pelabuhan Batam mengalami penurunan pendapatan. Faktor yang mengakibatkan penurunan pendapatan adalah faktor internal pelabuhan, faktor kebijakan Badan Usaha Pelabuhan, faktor alam, dan faktor dari perusahaan pelayaran. Dampak yang terjadi dari faktor tersebut adalah penurunan jumlah penumpang yang datang dan berangkat di delapan pelabuhan, domestik maupun internasional di Batam dan terhambatnya kapal kapal kargo atau tangker yang akan melaksanakan bongkar muat ataupun ship to ship di tengah laut, aturan lockdown di berlakukan dalam jangka yang cukup lama dalam beberapa bulan. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pendapatan adalah menghilangkan tarif tambat, memotong tarif STS sebanyak 50%, dan mengubah kembali Peraturan Kepala no 20 tahun 2021 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang