DETAIL DOCUMENT
PENANGANAN PENYUSUTAN MUATAN KEROSENE DALAM PELAYARAN MENUJU PELABUHAN BONGKAR DI KAPAL MT. AMBERMAR
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
ADAM, RANGGA PRAYOGA
Subject
Nautika 
Datestamp
2022-10-17 06:43:25 
Abstract :
ABSTRAKSI Adam Rangga Prayoga NIT. 551811116530N, 2022 ?penanganan penyusutan muatan kerosene dalam pelayaran menuju pelabuhan bongkar di kapal MT. Ambermar ?, Program Diploma IV, Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Capt. Eko Murdiyanto, M.Pd, M.Mar dan Pembimbing II : Awel Suryadi, S.ST, M.Si. Penyusutan (Losess) merupakan suatu masalah yang timbul dalam proses kegiatan pemuatan, pembongkaran serta pengangkutan. Tujuan utama dalam pelayaran adalah meminimalisir penyusutan muatan. Dalam mencapai tujuan tersebut dapat ditentukan dari faktor-faktor yang mempengaruhi penyusutan muatan, cara penanganan penyusutan muatan, seberapa besar penyusutan jumlah muatan. Landasan teori yang peneliti gunakan pada penelitian skripsi ini menjelaskan tentang upaya menekan penyusutan muatan Bahan Bakar Minyak pada pelabuhan muat maupun bongkar serta untuk mengetahui dan mengatasi kendala apa yang dihadapi dalam upaya menekan penyusutan muatan Bahan Bakar Minyak di kapal MT. Ambermar. Skripsi ini juga menjelaskan tentang pengertian, penyusutan muatan, muatan kerosene, pelayaran. Metode yang digunakan oleh peneliti untuk mengatasi masalah adalah metode kualitatif, sehingga peneliti dapat memaparkan hasil dari penelitian yang diperoleh. Pengumpulan data lewat dokumentasi, observasi dan wawancara. Peneliti melakukan observasi langsung di atas kapal MT. Ambermar, peneliti melaksanakan wawancara dengan Nakhoda dan seluruh awak kapal. Peneliti juga mengambil gambar guna mendukung keabsahan data penelitian. Hasil penelitian menunjukan: faktor-faktor yang mempengaruhi penyusutan muatan yaitu penyusutan fisik seperti penguapan, kebocoran jalur pipa, dan penyusutan semu seperti kesalahan pengukuran dan kesalahan perhitungan muatan. Cara untuk penanganan penyusutan yang terjadi perlu dilaksanakan prosedur-prosedur dalam pemuatan dan pembongkaran. Besar penyusutan muatan Minyak Tanah (Kerosene) yang dimuat dan dibongkar MT. Ambermar yang melebihi batas toleransi yang ditentukan oleh PT. Pertamina (persero). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyusutan muatan yang terjadi di MT. Ambermar disebabkan oleh beberapa faktor yang harus diminimalisir hingga batas toleransi yang telah ditentukan oleh suatu perusahaan pelayaran. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang