DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN ISPS CODE SECURITY LEVEL 2 PADA SAAT KAPAL BERLABUH JANGKAR DI INNER ANCHORAGE AREA AMAMAPARE TIMIKA GUNA MENCEGAH ANCAMAN KEAMANAN PADA MV. TEMBAGA SEA
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
SITUMORANG, GEORGIUS ALDEBARAN TOGAR
Subject
Nautika 
Datestamp
2023-03-16 07:51:03 
Abstract :
Abstraksi - Penerapan ISPS Code sangat penting dilaksanakan saat kapal berlabuh jangkar, kurangnnya pemahan kru terhadap ISPS Code dapat menyebabkan perampasan dan ancaman lainnya terhadap kru yang ada diatas kapal. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan ISPS Code Security level 2 dan upaya pencegahan ancaman keamanan diatas kapal pada saat kapal berlabuh jangkar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan Fishbone Analisys, dengan melaksanakan secara terperinci tentang penerapan ISPS Code Security Level 2 pada saat berlabuh jangkar serta upaya pencegahan ancaman keamanan diatas kapal. Metode wawancara,observasi, dan dokumentasi diigunakan sebagai metode pengumpulan data. Penerapan ISPS Code security level 2 pada M.V. Tembaga Sea kurang maksimal disebabkan karena kurangnya pengetahuan kru terhadap penerapan ISPS code, Drill ISPS Code tidak rutin dilaksanakan,, kurangnya peralatan ISPS Code. Adapun upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penerapan ISPS Code Security level 2 di MV. Tembaga Sea yaitu Melakukan Security Meeting dan familiarisasi secara rutin 3 bulan sekali. Memelihara dan mengawasi pelaksanaan rencana keamanan kapal. Seperti Menjalankan pemeriksaan keamanan secara rutin terhadap kapal, Menerapkan dan menjalankan rancangan keamanan kapal ( ship security plan ), Mengusulkan perubahan pada rancangan keamanan Melakukan pemasangan kawat berduri, patung, menggunakan satu akses keluar untuk semua crew Melakukan koordinasi dengan pihak otoritas pelabuhan. Saran untuk memecahkan masalah ini adalah sebaiknya dalam mengoptimalkan penerapan ISPS Code kru kapal harus menegtahuin tugas dan tanggung jawab masingmasing, dan SSO dapat berkoodinasi dengan nakhoda dan perusahaan untuk memberikan waktu pelatihan yang cukup akan ancaman keamanan dikapal. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang