DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PENYEBAB BERKURANGNYA PRODUKSI AIR TAWAR PADA FRESH WATER GENERATOR DI MT.GALUNGGUNG
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
PUJI, SYIFA LUTFIANA
Subject
Skripsi 
Datestamp
2023-09-21 04:10:05 
Abstract :
ABSTRAKSI Puji Syifa Lutfiana, 2023, NIT: 551811236961 T, ?Analisis penyebab berkurangnya produksi air tawar pada fresh water generator di MT. GALUNGGUNG?, skripsi Program Studi Teknika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: H. Mustholiq, MM, M.Mar.E Pembimbing II: Mohammad Sapta Heriyawan, S.Kom, M.Si Penelitian ini dilatar belakangi oleh berkurangnya produksi air tawar pada fresh water generator, fresh water generator adalah pesawat bantu di kapal yang memiliki peran penting yang berfungsi sebagai pengubah air laut menjadi air tawar dengan prinsip penguapan dan pengembunan. Air tawar yang di hasilkan selanjutnya di gunakan sebagai kebutuhan sehari ? hari di atas kapal. Adanya permasalahan pada sistem operasional fresh water generator dapat mempengaruhi produksi air tawar yang dihasilkan, dan perlu adanya penanganan yang cepat terhadap gangguan pada bagian-bagian fresh water generator agar kebutuhan air tawar selalu terpenuhi. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah deskriptif kualitaf dengan menggunakan pendekatan SHEL dan fishbone untuk mempermudah dalam teknik analisis data. Metode pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi untuk memperkuat dalam analisis data. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab, dampak yangditimbulkan, serta upaya mengatasi dari berkurangnya produksi air tawar pada fresh water generator di MT. Galunggung. Kesimpulan dari penelitian ini faktor- faktor yang menyebabkan berkurangnya produksi air tawar pada fresh water generator adalah banyak endapan kerak dan kerusakan packing pada pelat evaporator,turunnya tekanan ejector pump, ketidaksesuain pada plan maintenance system, serta kesalahan pengoperasian. Kedua, dampak yang di timbulkan dari faktor adalah kurangnya kevakuman, proses evaporasi menjadi tidak sempurna. Ketiga, upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membersihkan kerak yang menempel pada pelat, mengganti packing yang rusak, membersihkan filter pada pompa serta melaksanakan maintenance tepat waktu 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang