DETAIL DOCUMENT
UPAYA MENGATASI KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PENAMBANGAN KAPAL ISAP TIMAH OCTOPUS 1 DI PERAIRAN MATRAS, KEPULAUAN BANGKA
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
WILLIAM, CAHYO PARINGHA
Subject
Skripsi 
Datestamp
2023-09-22 08:21:45 
Abstract :
ABSTRAKSI Paringhan, William Cahyo. 2023. ?Upaya Mengatasi Kerusakan Lingkungan Akibat Penambangan Kapal Isap Timah Octopus 1 di Perairan Matras, Kepulauan Bangka?. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Awel Suryadi, S.ST., M.Si., Pembimbing II: Pritha Kurniasih, M.Sc. Aktivitas penambangan timah di wilayah Perairan Matras, Kepulauan Bangka banyak dilakukan menggunakan Kapal Isap Produksi (KIP) atau kapal isap timah. Kapal Isap Produksi adalah kapal isap atau kapal keruk tambang yang pengambilan bahan galiannya menggunakan ladder atau swing boom, cutter head, dan pipa hisap yang menghisap lapisan tanah berisi bijih timah, clay, kerikil, pasir, dan batuan dari dasar laut yang diteruskan ke instalasi pencucian hingga ke instalasi pembuangan, limbahnya dibuang melalui tailing chute atau tempat pembuangan limbah yang berada di atas kapal. Penambangan timah menggunakan kapal isap produksi tentu menimbulkan dampak yang negatif bagi lingkungan laut, ekosistem dan wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya mengatasi kerusakan lingkungan akibat penambangan kapal isap timah Octopus 1 di Perairan Matras, Kepulauan Bangka. Metode penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder dengan melakukan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka yang terarah kepada informan yang berkompeten dan terlibat langsung. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode dari Miles dan Huberman, aktivitas analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus-menerus sampai tuntas hingga nanti tidak diperoleh data atau informasi baru. Terdapat tiga tahapan untuk melakukan analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukan upaya yang dilakukan PT. Orion Transportasi Internasional dalam mengatasi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kapal isap timah Octopus 1 di Perairan Matras, Kepulauan Bangka yaitu dengan memperbaiki bentuk dari tailing chute yang tidak sesuai dengan aturan serta melakukan kerjasama dengan PT. Pelayaran Lomasasta terkait dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) yang dibutuhkan sebagai salah satu syarat dalam kegiatan pengelolaan ruang laut termasuk bidang penambangan. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang