Abstract :
Abstraksi ? Commissioning merupakan pengujian terhadap
suatu unit atau melakukan pengujian operasional suatu
pekerjaan secara nyata maupun secara simulasi. Yang melatar
belakangi penerapan sistem ini yaitu kerugian perusahaan
akibat demurrage dari keterlambatan dalam proses
pengapalan batubara dan tingginya insiden kecelakaan dalam
bekerja yang mengakibatkan pencabutan izin usaha
perusahaan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pelaksanaan sistem commissioning untuk kapal
tugboat dan tongkang pada kegiatan transhipment di PT.
Berau Coal dan mengetahui kendala yang ditemukan PT.
Berau Coal selama penerapan sistem commissioning untuk
kapal tugboat dan tongkang pada kegiatan transhipment di PT.
Berau Coal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif. Sumber data penelitian yang diambil adalah data
primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui
wawancara dan observasi, dan dokumentasi, Hasil penelitian
menunjukan bahwa pelaksanaan penerapan sistem
commissioning untuk kapal tugboat dan tongkang pada
kegiatan transhipment di PT. Berau Coal yaitu berjalan lancar
dan sesuai dengan standard operasional prosedur, (SOP).
Perlindungan terhadap keselamatan kesehatan kerja,
kelancaran distribusi batubara, perlindungan pencemaran
lingkungan. Kendala yang ditemukan selama penerapan
sistem commissioning yaitu kurangnya pemahaman tenaga
kerja tentang tujuan dan manfaat penerapan sistem
commissioning dan jumlah pengawas yang kurang memadai
dalam pelaksanaan sistem commissioning, kurangnya
sosialisasi kepada tenaga kerja dan perusahaan pelayaran
mengenai sistem commissioning.