DETAIL DOCUMENT
PENYEBAB MOULDED CASE CIRCUIT BREAKER TRIP PADA PANEL SISTEM RANGKAIAN KONTROL SEA WATER COOLING PUMP NOMOR 2 YANG DI PENGARUHI OLEH RUSAKNYA MAGNETIC CONTACTOR DI MT. SANGGAU
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
RISKI, BETA ANGGARA
Subject
Prosiding 
Datestamp
2023-10-02 02:56:27 
Abstract :
Abstraksi ? Magnetic contactor adalah peralatan atau komponen listrik yang bekerja berdasarkan prinsip induksi electromagnetic. Bekerjanya magnetic contactor saat dialiri tegangan, magnetic contactor sebagai kontrol pada permesinan bantu pompa pendingin air laut, dimana pendukung operasional kapal dengan prinsip kerja mengalirkan air laut kedalam sistem pendinginan air laut yang berada di central cooler. Diketahui kerja dari permesinan bantu sea water cooling pump yang tidak konstan, pompa sering ada getaran serta kebocoran di dalam pompa, sehingga kinerja dari pompa pendingin air laut nomor 2 kurang maksimal. Adanya kerusakan magnetic contactor akan sangat mempengaruhi kinerja dari sea water cooling pump nomor 2. Dalam penulisan skripsi ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan metode analisis SHEL. Sumber data dari penelitian ini berasal dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan penulis saat melaksanakan praktek laut dari bulan Oktober 2020? November 2021 di kapal MT. Sanggau. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penyebab terjadinya kerusakan pada magnetic contactor yang mengakibatkan moulded case circuit breaker trip di kapal MT. Sanggau adalah rusaknya shaft bearing dapat menyebabkan beban lebih pada motor listrik secara tidak langsung menyebabkan rusaknya magnetic contactor. Koil kontaktor kotor dampaknya nilai ketahanan isolator dapat berkurang, yang menyebabkan terjadinya kegagalan listrik. Kesalahan dalam pengoperasian pompa pendingin air laut serta tidak adanya standar operasi prosedur dan terjadinya kerusakan pada sistem kontrol. Upaya yang dapat dilakukan untuk menangani rusaknya magnetic contactor yaitu dengan mengganti komponen magnetic contactor baru serta melakukan perawatan pada setiap permesinan dan sistem kelistrikan di kapal sesuai dengan Planned Maintenance System, membersihan debu dan kotoran pada panel kontrol, penggantian bearing shaft serta mechanical seal pompa, melakukan sirlak pada stator dan sirlak pada rotor, memperhatikan dan memahami serta membuat standar operasi prosedur yang sesuai. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang