DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PERSIAPAN RUANG MUAT BATU BARA DI ATAS KAPAL MV ORIENTAL FRONTIER GUNA MENCEGAH KETERLAMBATAN PROSES BONGKAR MUAT
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
DIMAS, YUWONO PRASTOWO
Subject
Skripsi 
Datestamp
2024-05-06 02:34:05 
Abstract :
ABSTRAKSI Prastowo, Dimas Yuwono, 2024. ?Analisis Persiapan Ruang Muat Batu Bara di Atas Kapal MV. Oriental Frontier Guna Mencegah Keterlambatan Proses Bongkar Muat?. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Pembimbing I: Moh.Zaenal Arifin, S.ST, M.M., Pembimbing II: Kristin Anita Indriyani, S.ST, M.M. Kelancaran kegiatan bongkar muat perlu persiapan ruang muat yang efektif, efisien, dan terkoordinasi dengan baik sangat memerlukan perencanaan dan strategi yang baik juga untuk mencapai hasil yang optimal. Sebelum kapal tiba di pelabuhan tujuan, ruang muat harus sudah dalam keadaan siap untuk dimuati sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pada penelitian ini peneliti memilih topik masalah penelitian yaitu, bagaimana persiapan ruang muat batu bara di kapal MV. Oriental Frontier, faktor penyebab keterlambatan bongkar muat, dan upaya apa yang dilakukan guna mencegah ketembatan proses bongkar muat. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan sumber data primer yang didapat melalui catatan hasil wawancara dengan chief officer Mualim 1 serta awak kapal deck, dan data sekunder diperoleh dari jurnal akademik. Teknik pengumpulan data menggunakan gabungan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data kualitatis menggunakan metode reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Pada penelitian disimpulan bahwa sebelum memulai proses pemuatan batu bara, penting bagi persiapan ruang muat untuk dilakukan dengan efektif, efisien, dan optimal dalam hal waktu dan tenaga. Hal ini mencakup pengecekan terhadap draft kapal, kondisi hatch cover yang terbuka dan teramankan, kesiapan ruang muat yang aman dan siap beroperasi, kebersihan dan kekeringan ruang muat, serta kesiapan sistem air ballast dan pembuangan got-got. Keterlambatan dalam proses bongkar muat dapat disebabkan oleh kondisi yang tidak memadai, seperti sisa muatan dan air tergenang di dalam palka, atau adanya kebocoran pada pipa hidrolik yang menghambat pembukaan hatch cover. Oleh karena itu, perencanaan dan pemeriksaan menyeluruh sebelum operasi bongkar muat sangat penting untuk mengidentifikasi potensi kendala serta menigkatkan pengawasan dan pemeriksaan kebersihan ruang muat. 
Institution Info

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang