Institusion
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Author
MARIANUS, MALYUDITIUS ZAI
Subject
Skripsi
Datestamp
2024-07-26 04:24:24
Abstract :
ABSTRAKSI
Zai, Marianus Malyuditius. 2024. ?Analisis bercampurnya minyak lumas rocker
arm dengan bahan bakar pada auxiliary engine Daihatsu 6DL-20 di MV.
Lady Cedros?. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika,
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Ali Muktar
Sitompul M.T, M.Mar.E., pembimbing II: Manungku Trinata Pramudhita,
S.Si.T., M.Pd.
Auxiliary engine merupakan mesin bantu yang digunakan untuk menghasilkan
energi listrik pada sebuah kapal. Salah satu faktor yang mendukung auxiliary
engine berjalan dengan lancar adalah pelumasan. Pelumasan rocker arm pada
auxiliary engine jenis Daihatsu 6DL-20 terpisah dengan pelumasan utama. Pada
tanggal 20 Januari 2023, MV. Lady Cedros mengalami insiden yang melibatkan
auxiliary engine nomor 2, dimana minyak lumas rocker arm terindikasi
bercampur dengan bahan bakar pada saat pengoperasian.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang menyebabkan
minyak lumas rocker arm bercampur dengan bahan bakar, dampak yang
diakibatkan oleh penyebab masalah, serta upaya apa yang dilakukan dalam
mengatasi permasalahan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dalam bentuk data
sekunder dan primer dengan teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan RCA (Root Cause Analysis)
dengan metode 5 why untuk akar permasalahan.
Dalam penelitian ini diketahui bahwa bercampurnya minyak lumas rocker
arm dengan bahan bakar pada auxiliary engine Daihatsu 6DL-20 disebabkan oleh
inlet connector yang kendur, dan o-ring pada bagian eye bolt injektor rusak.
Dampak yang diakibatkan oleh penyebab dari permasalahan ini adalah munculnya
celah yang meloloskan bahan bakar pada bagian inlet connector, serta o-ring pada
eye bolt injektor tidak mampu menahan tekanan bahan bakar. Upaya yang
dilakukan dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengencangkan
inlet connector yang kendur serta mengganti o-ring yang rusak pada bagian eye
bolt injektor. Sebaiknya dilakukan pengecekan kembali setelah mengaplikasikan
injektor serta memperhatikan komponen injektor yang sudah tidak layak pakai
agar dilakukan pergantian untuk mencegah terjadinya permasalahan serupa.