DETAIL DOCUMENT
Analisis Kapasitas Baterai VRLA Menggunakan Simulasi Beban dan Pengujian Tahanan Dalam serta Penggantiannya untuk Load Break Switch PT.PLN (Persero) UP2D BALI
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Widarsana, I Kadek Aditya
Subject
Ilmu Teknik 
Datestamp
2024-09-06 14:12:36 
Abstract :
Load Break Switch (LBS) merupakan salah satu peralatan keypoint yang digunakan untuk mempersingkat waktu pemadaman ketika terjadi gangguan di jaringan distribusi. Karena pentingnya fungsi ini dibutuhkan ketersediaan sumber daya untuk LBS yang handal, dibutuhkan baterai sebagai sumber cadangan selain sumber dari voltage transfomator dan jaringan tegangan rendah. Gangguan di LBS karena gagal kontrol sering diakibatkan oleh baterai drop, sehingga perlu dilakukan langkah yang tepat yaitu dengan pengujian tahanan dalam baterai secara berkala. Penelitian ini dibuat secara kuantitatif dengan mengolah data hasil penelitian secara matematis dan statistik. Penelitian ini menemukan bahwa kapasitas baterai yang digunakan dan model pengujian yang dilakukan dengan sebuah alat ukur untuk menguji nilai tahanan dalam baterai tidak sepenuhnya akurat dan perlu dilakukan pengujian lanjutan dengan beban tiruan. Kapasitas baterai yang dibutuhkan untuk sistem kontrol LBS minimal 0,61 Ah sedangkan yang terpasang baterai 18 Ah. Hasil pengujian baterai bekas dengan kondisi baterai full charge, baterai SMT- Power dan Everexceed menunjukkan kapasitas kedua baterai masih diatas kapasitas yang dibutuhkan, yaitu: (a) baterai merk Everexceed GL-1218 sebesar 21,87 - 22,32 Wh dan (b) baterai merk SMT-Power 12-18 sebesar 20,47 ? 20,77 Wh; tegangan baterai pada saat dibebani dengan beban simulasi (dummy load) masih dalam batas toleransi tegangan yang dibutuhkan motor LBS yaitu minimal 20,4 Volt yaitu 85% dari tegangan nominal 24 Volt. Kata kunci : Tahanan, Baterai, uji, kapasitas. 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali