Abstract :
Industri pariwisata, sebagai sektor utama untuk pendapatan nasional dan daerah, menjadikan Bali sebagai destinasi wisata terkemuka yang banyak dikunjungi. Swiss-Belresort Pecatu, yang berada di Bali, harus mengelola sumber daya dengan efektif untuk mencapai keuntungan di tengah persaingan bisnis. Generasi Y, yang kini mendominasi angkatan kerja, memiliki karakteristik dan nilai yang menuntut manfaat sesuai beban kerja, lingkungan kerja positif, dan peluang pengembangan karir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan kerja karyawan generasi Y di Swiss-Belresort Pecatu serta faktor penghambat dan pendukungnya. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa kepuasan kerja dipengaruhi oleh gaji, karakteristik pekerjaan, hubungan dengan rekan kerja, peluang promosi, dan pengawasan. Meskipun sistem penggajian manual sudah adil, diperlukan digitalisasi untuk transparansi dan efisiensi. Karyawan merasa puas dengan tanggung jawab dan peluang pengembangan, namun menginginkan lebih banyak inovasi dan pengakuan. Hubungan dengan rekan kerja umumnya baik, meskipun ada tantangan lintas departemen. Karyawan optimis tentang promosi namun memerlukan transparansi dan pengembangan karir yang lebih baik. Kepemimpinan dinilai baik, tetapi ada tantangan dalam konsistensi SOP dan dinamika kepemimpinan. Faktor penghambat kepuasan kerja termasuk keterbatasan budget, fasilitas operasional yang kurang memadai, dan kurangnya apresiasi, sementara faktor pendukung mencakup gaji yang memadai, lingkungan kerja nyaman, dan kepemimpinan yang baik.