Abstract :
Mesin pencacah sampah daun menggunakan pisau pencacah model helix digunakan utuk mencacah daun di lingkungan kampus politeknik negeri bali sebagai pembuatan pupuk kompos. Dalam metode penelitian penulis melakukan Perancangan, pembutan gambar kerja,membuat benda kerja,perhitungan. Hasil
rancangan pembuatan alat yang telah di hitung kebutuhan material dan kesesuaian komponen denngan sepisifikasi mesin mengunakan motor 5hp, Dimensi mesin pencacah 706 mm x 460 mm x 1.010mm, Diameter poros pisau 25mm, pisau
potong model helik Panjang 329 mm, Diameter puliy pengerak 3 in, Diameter puly pisau 3in, V-bel Type A 59 , Bantalan seri UCP 205. Hasil pengujian pencacahan 5 kg daun basah pada kecepatan 2500 rpm dalam waktu 3,6 menit dengan hasil cacahan 4,46 kg, produktivitas 24,5% yang paling tinggi dan pengujian daun kering kecepatan 2500 rpm dalam waktu 4,43 menit mendapakan hasil cacahan 4,5 kg dengan nilai produktifvtas 20,85%. Jadi hasil cacahan daun basah maupun kering akan dipengaruhi oleh kecepatan pisau potong untuk mendapatkan hasil cacahan yang lebih kecil sehingga bahan baku kompos mudah di composting lebih cepat, dengan waktu pencacahan pada mesin berkisar antara 4,35 menit sampai 4,56 menit. Dengan adanya mesin pencacah daun di Kampus politeknik Negeri Bali dapat mengolah sampah organic menjadi pupuk kompos.