Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perencanaan audit laporan keuangan dalam tekanan waktu jika dibandingkan dengan perencanaan audit laporan keuangan dalam waktu normal di Kantor Akuntan Publik I Gede Bandar Wira Putra. Tekanan waktu yang diberikan oleh klien dapat mempengaruhi jumlah
bukti yang diperoleh tentang peristiwa dan transaksi setelah tanggal neraca yang berdampak pada laporan keuangan. Teknik analisis yang digunakan dari penelitian ini adalah analisis data kualitatif deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perbandingan antara jam kerja normal dengan jam kerja di bawah tekanan waktu menyatakan bahwa terdapat pengurangan jam kerja auditor dalam menyelesaikan tugasnya, yakni jam kerja normal 272 jam kerja menjadi 104 jam kerja dalam tekanan waktu yang diberikan klien. (2) perbandingan prosedur yang dilaksanakan dalam perencanaan audit laporan keuangan dalam waktu normal dengan perencanaan audit laporan keuangan di bawah tekanan waktu, yang di mana terdapat perencanaan yang tidak dilaksanakan yaitu menetapkan risiko audit, menetapkan tingkat materialitas, dan menganalisa kelangsungan usaha.