Abstract :
Perkembangan teknologi di era globalisasi mendorong penelitian inovasi dalam berbagai bidang, termasuk teknologi pengelasan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi. Metode Resistance Spot Welding (RSW) dikenal karena keunggulannya dalam efisiensi dan kecepatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh arus listrik pada proses spot welding terhadap kekuatan geser pada bahan plat baja ST 40. Metode yang digunakan adalah eksperimental, melibatkan eksperimen, pengujian, dan pengambilan data pada mesin spot welding dan shear test. Pengujian dilakukan sembilan kali pada baja ST 40 dengan tiga variasi arus input (20,36A, 24,54A, dan 28,95A) dan waktu pengelasan 8,0 detik. Hasil pengelasan dipotong sesuai standar uji geser AWS D8.9M untuk pengujian geser di UPT Balai Peralatan dan Pengujian Dinas Pekerjaan Umum Bali.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan arus listrik meningkatkan nilai gaya geser yang meningkatkan kekuatan geser. Kekuatan geser tertinggi rata-rata pada arus input 28,95 A dengan arus output 6011,47 A, waktu pengelasan 8,0 detik dengan heat input 88007,92 J adalah 6,72 MPa, dan kekuatan geser rata-rata yang terendah adalah 1,67 MPa pada arus input 20,36 A dengan arus output 6011,47 A, waktu pengelasan 8,0 detik dengan heat input 61894,30 J. Arus listrik dibatasi karena plat baja ST 40 akan berlubang pada arus input 32,45 A dengan arus output 6323,58 A, waktu pengelasan 8,0 detik, dengan nilai heat input 98647,84 J. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan proses pengelasan yang lebih efisien dan berkualitas.