Abstract :
Implementasi aplikasi M-Paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Bali telah meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan pembuatan paspor bagi WNI dengan menyediakan kemudahan akses, mengurangi waktu tunggu, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya manusia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis data deskriptif. Beberapa kelebihan dari penggunaan M-Paspor antara lain kemudahan akses, dimana pengguna dapat mengakses layanan pembuatan paspor kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor imigrasi. Selain itu, penggunaan aplikasi ini juga mengurangi waktu tunggu karena proses administrasi yang sebelumnya memakan waktu kini dapat dipercepat melalui aplikasi, mengurangi antrean dan waktu tunggu bagi pemohon. Optimalisasi sumber daya manusia juga tercapai karena petugas imigrasi dapat lebih fokus pada tugas-tugas yang memerlukan interaksi langsung, sementara proses administrasi rutin ditangani oleh aplikasi. Namun, beberapa kendala yang dihadapi termasuk infrastruktur teknologi yang belum memadai, rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat dan pegawai imigrasi, serta perlunya perlindungan data pribadi yang ketat. Selain itu, kompleksitas proses administrasi dan kurangnya sosialisasi mengenai aplikasi ini juga menjadi tantangan. Solusi yang diperlukan mencakup peningkatan infrastruktur teknologi, program pelatihan intensif, pengembangan kebijakan perlindungan data, simplifikasi alur kerja, dan sosialisasi yang lebih intensif melalui berbagai media. Dengan mengatasi kendala-kendala ini, aplikasi M-Paspor dapat memberikan layanan yang lebih cepat, akurat, dan memuaskan, menjadikan transformasi digital dalam layanan publik semakin optimal.