Abstract :
Sungai sebagai sumber kehidupan bagi manusia karena memiliki banyak fungsi yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia seperti: sumber air baku, kebutuhan irigasi dan PLTA. maka pembangunan bendungan memiliki peranan yang sangat penting dalam kemajuan suatu daerah serta perkembangan penduduk disekitarnya. Dalam melaksanakan pembangunan tubuh bendungan tentu diperlukan analisa terhadap nilai debit banjir. Untuk perancangan tersebut perlu dihitung rancangan dengan kala ulang tertentu dan berdasarkan pada tingkat keperluannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit hujan rencana dengan analisa frekuensi dan debit banjir rencana dengan metode Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu. Setelah dilakukan Analisa maka nilai hujan rencana terbesar didapat menggunakan metode Ej. Gumbel hujan Nilai hidrograf satuan sintetik nakayasu menggunakan nilai dari metode Ej Gumbel karena nilai dari hujan rencananya lebih besar sehimgga didapat nilai banjir rencana terbesar yang didapat untuk jam ke-7 dengan kala ulang 10 tahun yaitu 488.93 m3/det, untuk kala ulang 25 tahun yaitu 522.12 m3/det, untuk kala ulang 50 tahun yaitu sebesar 599.02 m3/det, dan untuk kala ulang 100 tahun nilai banjir rencananya sebesar 645.59 m3/det.