Abstract :
Dalam persaingan di dunia usaha, perusahaan seringkali melakukan transaksi kredit yang menyebabkan munculnya piutang. Namun, piutang ini juga membawa risiko piutang tak tertagih, sehingga penting untuk memperhatikan pengelolaan dan pengendalian piutang. Tujuan dilakukannya karya ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengelolaan dan pengendalian piutang di Le Meridien Bali Jimbaran. Karya ini menggunakan pendekatan mix methods. Analisis pengelolaan piutang dilakukan melalui perhitungan menggunakan rumus ? rumus rasio keuangan, seperti Rasio Perputaran Piutang, Rasio Hari Rata-rata Penagihan Piutang, Rasio Tunggakan, dan Rasio Penagihan. Sementara itu, analisis pengendalian piutang dilakukan menggunakan analisis kredit 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition) serta analisis kebijakan kredit, yang mencakup penetapan standar kredit, syarat kredit, dan kebijakan penagihan. Hasil karya menunjukkan bahwa pengelolaan dan pengendalian piutang di Le Meridien Bali Jimbaran belum optimal. Hal ini tercermin dari hasil perhitungan rasio keuangan yang belum memenuhi standar yang telah ditetapkan, serta dari pengendalian piutang yang tidak sepenuhnya menerapkan semua aspek 5C, tidak adanya
peninjauan ulang, sanksi yang diberikan, dan syarat kredit yang tertulis dalam SOP account receivable.