DETAIL DOCUMENT
Analisis Perbandingan Waktu dan Biaya Pelaksanaan Proyek dengan Metode Konvensional dan CPM (Critical Path Method) Berbasis Ms. Project (Studi Kasus Proyek Gedung Sekolah SMA N 2 Sukawati)
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Wintara, I Wayan Wahyu
Subject
Teknik Sipil Dan Perencanaan Tata Ruang 
Datestamp
2024-09-10 07:56:51 
Abstract :
Pada pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Sekolah SMA 2 Sukawati masih menggunakan jadwal dengan metode konvensional (Kurva S). Metode konvensional tersebut tidak dapat menunjukkan kegiatan mana yang termasuk kedalam pekerjaan kritis. Dengan demikian, dilakukan analisis menggunakan metode CPM (Critical Path Method) yang bertujuan mengelompokkan kegiatan yang termasuk lintasan kritis. Kegiatan kritis adalah kegiatan yang pelaksanaannya tidak boleh ditunda, karena jika tertunda maka dapat berpengaruh terlambatnya waktu penyelesaian proyek serta bertambahnya biaya yang dikeluarkan. Pada analisis ini penulis menggunakan software Ms. Project yang digunakan dalam pembuatan penjadwalan proyek dan hasil dari penginputan data dari software ini berupa gantt chart. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif antara lain Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang menghasilkan luaran uraian pekerjaan dan volume, Time Schedule rencana yang menghasilkan durasi dan predecessor setiap item pekerjaan. Kegiatan kritis yang didapat pada analisis menggunakan metode CPM (Critical Path Method) yaitu terdapat 18 item pekerjaan yang termasuk lintasan kritis. Waktu penyelesaian proyek dengan metode CPM (Critical Path Method) yaitu 149 hari kerja, berbeda 21 hari dengan metode konvensional yang memiliki durasi 170 hari kerja. Waktu optimal yang ada pada 149 hari menggunakan Metode CPM (Critical Path Method) dengan biaya Rp.9.872.648.016. Sehingga dapat menghasilkan efektivitas durasi selama 21 hari dan efisiensi biaya sebesar Rp26.850.264. 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali