DETAIL DOCUMENT
Rancang Bangun Alat Penumbuk Plat dalam Membentuk Sepatbor Sepeda Motor Custom
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Wardana, I Gede Ivan Kusuma
Subject
Ilmu Teknik 
Datestamp
2024-09-05 02:22:01 
Abstract :
Proyek akhir ini dilatar belakangi oleh proses pembentukan sepatbor sepeda motor custom di Bengkel Ananda Motor masih menggunakan cara manual, yaitu dengan cara dipukul dengan menggunakan palu yang ditenagai oleh tenaga manusia untuk mendapatkan bentuk sepatbor yang diinginkan. Kelemahan dari cara manual adalah banyak memerlukan waktu dan tenaga pada saat proses pembentukan atau pembuatan sepatbor motor custom. Untuk itu diperlukan sebuah alat yang lebih efisien, maka penulis membuat alat yang diberi nama Rancang Bangun Alat Penumbuk Plat Dalam Membentuk Sepatbor Sepeda Motor Custom. Dengan rancang bangun alat penumbuk plat pengerjaan plat sepatbor sepeda motor dapat menguarangi waktu dan tenaga sehingga pekerjaan lebih efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk merancang dan membuat alat penumbuk plat dalam membentuk sepatbor sepeda motor custom. (2) untuk mengetahui apakah alat yang dirancang dapat mempersingkat waktu pengerjaan sepatbor sepeda motor custom? Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) alat ini menggunakan penggerak motor listrik dengan daya ¼ HP 1400 rpm lalu dihubungkan dengan poros engkol dengan jari-jari 30 mm untuk menggerakkan palu berdiameter 32 mm seberat 1 kg kemudian dilakukan pengujian pada plat baja JIS G3131 SPHC dengan tebal 1,2 mm. Alat ini memiliki dimensi ukuran tinggi 115,5 cm, lebar 50 cm, panjang 100 cm, (2) setelah dilakukan pengujian sebanyak 3 kali dengan dengan menggunakan alat penumbuk plat dalam membentuk sepatbor sepeda motor custom pada plat dengan tebal awal 1,2 mm dengan hasil seperti pada tabel pengujian. Pengujian pembentukan sepatbor dengan alat menghasilkan total waktu 32,15 menit dengan tebal akhir plat pada pengujian 1, 2, dan 3 adalah 1,1 mm. Sedangkan dengan cara manual mendapatkan total waktu 189 menit dengan tebal awal plat 1,2 mm dan tebal akhir plat pada pengujian 1, 2, dan 3 adalah 1,1 mm. Dari hasil tersebut peroses pembentukan sepatbor dengan menggunakan alat dengan total waktu 157,85 menit lebih cepat dibandingkan dengan proses pembetukan sepatbor dengan cara manual dan ketebalan plat berkurang 0,1 mm. 
Institution Info

Politeknik Negeri Bali