Abstract :
Dalam konteks persaingan bisnis yang ketat, pemilik dan pengelola bangunan
perhotelan harus mencari peluang untuk menghemat biaya dan meningkatkan
kinerja bangunan. Hal ini melibatkan pengendalian biaya operasional, perawatan,
dan perbaikan serta biaya energi pada bangunan hotel tersebut, serta proyek
rehabilitasi, renovasi atau restorasi. Penelitian terdahulu telah menyoroti
pentingnya pengelolaan biaya operasional, pemeliharaan dan perawatan bangunan
gedung dalam bisnis perhotelan. Beberapa penelitian juga telah menekankan
pentingnya manajemen energi yang efektif, perawatan rutin yang komprehensif,
serta pemilihan peralatan dengan konsumsi energi rendah. Namun, masih
diperlukan analisis lebih lanjut tentang permasalahan yaitu; mengenai rincian biaya,
strategi penghematan, dan penerapan solusi inovatif untuk mendukung
keberlanjutan dan efisiensi dalam operasional bangunan hotel, Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis biaya operasional, pemeliharaan, perawatan, dan
energi, serta proyek peremajaan dan penambahan untuk mendukung bisnis
perhotelan. Metode penelitian meliputi pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif,
serta menggunakan metode deskriptif.
Dengan kesimpulan untuk prosentasi biaya dibanding dengan pendapatan
adalah 16,46% untuk hotel, 27,27% untuk residence dan 14,78% untuk ballroom
dan komposisi prosentasi untuk biaya operasional, perawatan dan energi, hotel
(operasional tenaga kerja 12,69%, perawatan dan perbaikan 16,58%, energi
70,73%), residence (operasional tenaga kerja 20,07%, perawatan dan perbaikan
14,93%, energi 64,99%) dan ballroom (operasional tenaga kerja 10,01%, perawatan
dan perbaikan 21,33% dan energi 68,67%).
Hasil untuk penghitungan intensitas konsumsi energi (IKE) adalah untuk
hotel 245 kWh/m²/tahun, residence 122 kWh/m²/tahun, dan ballroom 464
kWh/m²/tahun. Mengingat biaya energi cukup tinggi sehingga perlu dibentuk dan
diberdayakan segera untuk tim manajemen energi dan juga perlunya konsentrasi
dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengontrolan program perawatan dan
perbaikan baik dengan aplikasi perangkat lunak atau secara manual.