Abstract :
Transformator distribusi berfungsi untuk mentransformasikan energi listrik dari tegangan
menengah 20 kV ke tegangan rendah 230/400 V dimana dalam penyaluran energi listrik
dapat diharapkan agar persentase pembebanannya tidak melebihi 80%. Persentase
pembebanan transformator yang melebihi dari 80% dinyatakan dengan overblast. Pada
gardu distribusi KD0096 penyulang Ir Soekarno mengalami overblast dengan persentase
pembebanannya mencapai 102% dimana kondisi tersebut melebihi beban idealnya
sebesar 22% dengan susut 13,81 hari per tahunnya. Untuk mengatasi hal tersebut PT. PLN
(Persero) ULP Tabanan menambahkan gardu sisipan 200 kVA untuk menyuplai beban
sebesar 35,2 kVA. Maka setelah penambahan gardu sisipan yang terletak 165,4 meter dari
gardu distribusi KD0096, persentase pembebanan gardu distribusi KD0096 menurun
menjadi 65% serta persentase pembebanan gardu sisip KD0261 mencapai 55%.