Abstract :
Pada pelaksanaan proyek, jadwal pelaksanaan atau time schedule yang dimiliki kontraktor umumnya hanya berisikan informasi tentang urutan rincian pekerjaan, bobot pekerjaan dan durasi pekerjaan. Informasi mengenai jumlah alokasi tenaga kerja yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan tidak tertera pada jadwal proyek sehingga terkadang hal tersebut menimbulkan masalah pada pelaksanaan proyek seperti terjadinya kebutuhan tenaga kerja yang fluktuatif. Solusi yang dapat dilakukan dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan metode pemerataan tenaga kerja (resource leveling). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi existing dan histogram penggunaan tenaga kerja yang telah melalui proses resource leveling. Penelitian ini menggunakan data time schedule proyek dan laporan harian. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan software Microsoft Project 2013. Berdasarkan hasil analisis, histogram kebutuhan tenaga kerja pada jadwal existing mengalami overallocated pada minggu tertentu dan jenis tenaga kerja tertentu sehingga histogram kebutuhan tenaga kerja pada jadwal existing belum ideal, sedangkan jadwal yang sudah melalui proses leveling, kondisi histogram tenaga kerja menjadi mendekati ideal dengan durasi pekerjaan tetap tetapi muncul jalur kritis baru. Jadwal dengan histogram tenaga kerja yang ideal dapat dipakai sebagai solusi dalam mengalokasikan kebutuhan tenaga kerja sehingga dalam pelaksanaan proyek penggunaan tenaga kerja menjadi optimal.