Abstract :
Pajak memainkan peran penting dalam proses pembangunan suatu Negara,
dan penerimaan pajak menjadi sumber pembiayaan dan pembangunan nasional
untuk memaksimalkan kesejahteraan, oleh karena itu, jika penerimaan pajak tidak
optimal, maka proses pembangunan tidak akan berjalan dengan baik serta peran
penting dari pemerintah dan wajib pajak harus dimainkan untuk mengoptimalkan
penerimaan pajak. Realitanya, tingkat Kepatuhan terus menerus menurun terkhusus
provinsi Bali dalam beberapa tahun terakhir, dan terkhusus juga untuk PT Sarana
Nusa Tama menunjukan adanya penurunan tingkat kepatuhan dibeberapa tahun
terakhir sehingga akhirnya menimbulkan fenomena, yakni bagi wajib pajak yang
tidak patuh akan kewajiban pelaporan pajak atau melanggar peraturan perundangundangan perpajakan akan dikenakan sanksi atas rendahya kesadaran akan
pentingnya pajak.
Penelitian ini dilakukan adalah bertujuan untuk menganalisis dan
menjelaskan mengenai pengaruh dari Kesadaran Wajib Pajak dan Sanksi
Administrasi Perpajakan terhadap Tingkat Kepatuhan Penyampaian SPT Orang
Pribadi. Penelitian ini menganalisis data yang diperoleh dari 64 orang staff di PT
Sarana Nusa Tama sebagai sampel perusahaan. Pengujian variabel penelitian
dilakukan dengan analisis regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS Versi
26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Kesadaran Wajib Pajak dan
Sanksi Administrasi Perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
Tingkat Kepatuhan Penyampaian SPT Orang Pribadi. Artinya, semakin tinggi
Kesadaran Wajib Pajak dan semakin tinggi penegasan penerapan Sanksi
Administrasi maka tingkat Kepatuhan Wajib Pajak akan Penyampaian SPT akan
semakin meningkat.