Abstract :
Konsumsi penggunaan bahan bakar fosil terutama minyak bumi dan gas setiap tahunnya bertambah. Berdasarkan hasil survey lembaga riset IEA (International Energy Agency) pada tahun 2015 bahan bakar fosil mencapai angka 97 juta barel per hari, yang mana dalam waktu satu tahun penggunaanya mencapai 35 milliar barel per tahun. Penggunaan bahan bakar minyak secara massal dan terus menerus juga berdampak terhadap lingkungan, salah satu inovasi kendaraan ramah lingkungan yang populer adalah kendaraan listrik. Jika dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar minyak, kendaraan listrik memiliki beberapa kelebihan, diantaranya kendaraan listrik tidak menghasilkan emisi dapat mengurangi emisi gas rumah kaca karena tidak menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber utamanya.
Pengembangan kendaraan listrik masih terkendala oleh terjadinya overheat pada kendaraan listrik, yang diakibatkan oleh kinerja baterai. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem pendingin baterai kendaraan listrik dengan pemanfaatan pendinginan pasif yang menggunakan phase change material (PCM) sebagai media pendinginan.
Penelitian ini dirancang menggunakan metode experiment, di mana akan dibuat sebuah sistem pendingin baterai dengan PCM. Baterai kendaraan listrik akan diselimuti dengan wadah yang terbuat dari material PCM yang berupa parafin dan TiO?. Sebelum material komposit PCM digunakan sebagai material pendingin baterai, kandidat PCM yang berupa parafin dan TiO? dicampur dengan beberapa variasi campuran dengan tujuan mendapatkan karakteristrik material PCM yang baik digunakan sebagai media pendingin. Dari hasil penelitian yang didapat pemanfaatan PCM sebagai media pendingin baterai dapat memberikan penurunan temperatur baterai yang lebih baik dari pada tanpa menggunakan pendinginan PCM. Penambahan TiO? 5% pada parafin dapat menjaga temperatur baterai dibawah 45ºC.