Abstract :
Bali merupakan pulau di Indonesia yang terkenal akan pariwisatanya. Sehingga
banyak sektor yang bergerak pada bidang Hospitality, salah satu nya industri
perhotelan. Banyak hal yang bisa di sajikan untuk memenuhi kebutuhan dari
industri ini misalnya seperti es balok. Kita dapat menyajikan es balok yang ekslusif
yaitu adalah es balok kritsal. Dimana es balok kristal ini dapat kita manfaatkan
sebagai artistik kesenian contohnya ice carving dan juga bisa diolah dengan
memotong menjadi beberapa bagian kecil untuk disajikan pada minuman di bar,
ataupun restoran. Mesin es balok kristal tipe cetakan celup bio-PCM yang sudah
tersedia di Lab Tata Udara Politeknik Negeri Bali, namun perlu dilakukan optimasi
konstruksi karena masih terdapat kekurangan dimana hasil produk tidak sesuai
dengan kebutuhan industri, dan akan dilakukan pengujian kinerja.
Adapun optimasi konstruksi yang diterapkan pada mesin es balok kristal tipe
cetakan celup bio-PCM ini meliputi, Optimasi agitator atau proses sirkulasi pada
air yang akan di produksi sebagai es balok kristal, yaitu dengan menggunakan 2
buah pompa aquarium yang menghasilkan 2 buah aliran air yang saling berlawanan
pada permukaan air. Kemudian optimasi dengan melakukan penggantian cetakan
es balok kristal menggunakan plat stainless steel ketebalan 1mm dan penambahan
2 lapis plastik dengan bentuk menyerupai cetakan di dalam cetakan es balok kristal.
Serta penambahan penyangga pada sisi luar cetakan es balok kristal dan
mempersiapkan proses panen es balok kristal dengan matang. Kemudian pengujian
kinerja dari mesin es balok kristal tipe cetakan celup bio-PCM mendapat hasil data
meliputi data sistem refrigerasi, data bio-PCM, data pada ruang cetakan es,
pertumbuhan dan perkembangan es balok kristal, dan data daya serta konsumsi
energi selama proses produksi berlangsung.
Pengujian ini dilakukan berdasarkan waktu nyata (real time) dengan variasi
waktu 1 menit untuk parameter uji yang dicatat dengan data logger dan pencatatan
data manual seperti pertumbuhan dan perkembangan es balok kristal. Prinsip
terbentuknya es balok kristal menggunakan konsep perpindahan panas satu arah
dari bawah ke atas. Hasil optimasi agitator dengan menggunakan 2 buah pompa
dimana arah aliran air saling berlawanan di permukaan air mendapat produk es
balok kristal yang bening sesuai dengan harapan industri. Pengaplikasian bio-PCM
pada mesin es balok kristal mendapat konsumsi energi yang lebih hemat sebesar
10 % dibandingkan tanpa menggunakan bio-PCM.