Institusion
Politeknik Negeri Bali
Author
Garbania, Ida Ayu Putu Jyotisna
Bagiada, I Made
Agus Putrayasa, I Made
Subject
Akuntansi
Datestamp
2022-10-05 06:49:03
Abstract :
Pelaksanaan asas desentralisasi guna mewujudkan otonomi daerah kabupaten/kota di Provinsi Bali terlihat belum sepenuhnya mampu menggali sumber pendapatan daerah yang kedepannya akan menunjang keberhasilan daerah dalam melaksanakan otonomi daerah. Data keuangan yang tertulis dan disajikan tidak cukup untuk memberikan informasi yang memadai mengenai kinerja pengelolaan keuangan pada suatu daerah.
Tujuan penelitian ini adalah menilai kinerja pengelolaan keuangan daerah Kota Denpasar tahun 2018-2021 yang diukur melalui perhitungan rasio ketergantungan keuangan daerah, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio keserasian belanja daerah, rasio derajat desentralisasi fiskal dan rasio pertumbuhan. Analisis Rasio Keuangan menggunakan Laporan Realisasi Anggaran dapat menjadi suatu alat ukur untuk menilai kinerja keuangan Pemerintah Daerah.
Hasil analisis menunjukan bahwa tingkat kinerja pengelolaan keuangan pemerintah daerah Kota Denpasar pada tahun 2018-2021 tergolong masih rendah di beberapa rasio yakni pada Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah, Rasio Efesiensi, Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal dan Rasio Pertumbuhan, Sedangkan beberapa rasio lainnya yakni Rasio Efektifitas, Rasio Keserasian Belanja Operasi dan Rasio Keserasian Belanja Modal menunjukan Kinerja Keuangan yang baik. Terlihat kondisi kemandirian daerah yang rendah dan tinggi akan ketergantungan terhadap pemerintah pusat. Selain itu juga pemerintah daerah belum bisa mengefisienkan keuangan daerahnya sehingga lebih besar belanja daerah daripada pendapatan daerah. Tingkat perkembangan pengelolaan keuangan daerah bisa dikatakan kurang baik, oleh karena penurunan pendapatan setiap tahun selama waktu yang sudah diperhitungkan.
Kata Kunci: rasio keuangan; laporan realisasi anggaran; kinerja keuangan daerah