Abstract :
Penelitian ini berfokus kepada pengendalian biaya makanan dengan refrensi khusus industri hotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian biaya makanan pada Hotel Novotel Bali Nusa Dua, mengidentifikasi penyebab terjadinya perbedaan persentase food cost, serta upaya pengendalian food cost. Penelitian ini menggunakan dua metode analisis data, yaitu: 1) Metode kuantitatif dengan menghitung persentase standard food cost dan actual food cost. 2) Metode deskriptif kualitatif dengan memberikan interpretasi data dan informasi yang diperoleh kemudian membandingkannya dengan teori pengelohan persediaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, interview dan dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini memberikan indikasi bahawa: 1) pengendalian food cost di Hotel Novotel Bali Nusa Dua belum terlaksana dengan optimal, hal ini dikarenakan adanya selisih yang merugikan antara actual food cost dengan standard food cost sebagai akibat tingginya tingkat pembelian dan gross food consumption, 2) terjadinya selisih food cost tersebut disebabkan oleh pemilihan supplier yang hanya berdasarkan loyalitas, sehingga tidak dapat menjamin kualitas bahan makanan, dan harga bahan makanan. Penyebab lainnya adalah belum berjalannya penerapan standar standar-standar di dalam pengolahan dan penyajian makanan oleh pihak terkait secara optimal, sehingga terjadi pembebanan harga pokok makanan yang lebih tinggi. Standar-standar tersebut adalah Standar Purchase Specification, Standard Yield, Standard Recipe, dan Standard Portion Size.