Abstract :
Metode Activity Based Costing merupakan sistem akuntansi yang berfokus pada aktivitas perusahaan dan pengumpulan biaya berdasarkan sifat pokok yang masih mendasari beberapa tingkat biaya overhead yang kemudian dihitung menggunakan berbagai pemicu biaya (cost driver). Penggunaan metode Activity Based Costing akan memberikan informasi harga pokok kamar hotel dengan akurat dan dan memiliki penerapan dalam penelusuran biaya-biaya yang lebih menyeluruh dibandingkan dengan perhitungan yang telah ditetapkan oleh manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan harga pokok kamar hotel dengan perhitungan yang telah ditetapkan oleh manajemen pada Hotel X. Metode analisis yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif mengenai analisis harga pokok kamar hotel pada tahun 2023 menggunakan metode activity based costing, kemudian membandingkan dengan harga pokok kamar sebelumnya yang sudah ditetapkan oleh manajemen hotel dengan sistem tradisional. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perhitungan harga pokok kamar hotel menggunakan metode activity based costing lebih besar untuk jenis kamar Deluxe sebesar Rp 960.700 dengan selisih Rp 19.459, sedangkan untuk jenis kamar Family menghasilkan perhitungan yang lebih kecil sebesar Rp 1.297.715 dengan selisih Rp 178.548. Perhitungan yang telah ditetapkan oleh manajemen hanya menggunakan komponen biaya-biaya yang dianggap penting dan dalam penentuan harga pokok untuk setiap jenis kamar hanya menggunakan persentase pendapatan, sedangkan perhitungan menggunakan metode activity based costing pengalokasian biaya berdasarkan pada masing-masing kelompok aktivitas dengan cost driver.